Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

18 Orang Tewas Usai Israel Serang Rafah

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Warga Palestina, yang meninggalkan rumah mereka akibat serangan Israel, berlindung di tenda pengungsian sementara di Rafah, Jalur Gaza selatan, Foto: Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, MEDAN - Sedikitnya 18 orang tewas dalam serangan udara Israel di Rafah, kurun waktu 24 jam terakhir. Korban didominasi anak-anak.

Dikutip dari Al Jazeera, Israel menembak sebuah rumah dan menewaskan empat anak-anak dan satu wanita pada Minggu (21/4/24).

Sebelumnya, serangan Israel terhadap kamp pengungsi Shaboura menewaskan tiga orang.

Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas Usai Kendaraan Keluarga Ditembaki Tentara Israel

Korban termasuk seorang wanita hamil dan seorang anak. Para dokter di rumah sakit Kuwait berhasil menyelamatkan bayi ibu hamil itu.

Pada Sabtu (20/4/24), Israel juga menyerang sebuah rumah di Rafah. Sedikitnya 10 orang tewas, termasuk enam anak-anak.

“Ini adalah dunia yang tidak memiliki nilai-nilai kemanusiaan dan moral,” kata salah seorang warga kepada The Associated Press.

Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas dalam Insiden Penembakan di Hebron, Israel Sebut Salah Identifikasi

Serangan Israel di Rafah dalam 24 jam terakhir telah menewaskan 18 warga Palestina. Secara keseluruhan, 37 warga tewas dan 68 lainnya terluka dalam satu hari di Gaza.

Israel telah menjanjikan invasi besar-besaran ke Rafah. Rafah merupakan tempat bagi lebih dari satu juta warga Palestina berlindung.

Menurut Institute for the Study of War (ISW) dan Critical Threats Project (CTP), para pejabat Amerika Serikat dan Israel mengadakan pertemuan tingkat tinggi pada Kamis (18/4) untuk membahas serangan Rafah.

Baca Juga : Israel Serang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon

Israel menyampaikan rencananya kepada AS untuk memindahkan sekitar 1,4 juta warga sipil Palestina keluar dari Rafah menjelang invasi darat.

Namun, menurut laporan, rencana tersebut tidak mencakup akses terhadap makanan, air, dan layanan sipil lainnya.

Menurut Otoritas Kesehatan Palestina, saat ini tercatat lebih dari 34.000 orang tewas dan lebih dari 76.900 orang terluka dalam perang Israel di Gaza sejak 7 Oktober.

Baca Juga : Serangan Israel ke Gaza Menewaskan Sedikitnya 45 Orang