Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

3 Jam Terjebak, Macet Panjang Lintas Medan-Berastagi

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Aufa
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kemacetan panjang di Jalan Lintas Medan-Berastagi (Foto: M Fadli Taradifa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

NUSANTARATERKINI.CO, DELISERDANG - Kemacetan panjang terjadi di jalur lintas Medan-Berastagi di hari lebaran ke tiga, Jumat (12/4/2023).

Dari amatan Nusantaraterkini.co, kemacetan terjadi sejak kawasan Pasar Tradisional Pancur batu hingga kota Berastagi.

Baca Juga : Libur Hari Kemerdekaan Ditambah Sehari, Tarif Angkutan Massal Publik Jakarta Didiskon jadi Rp80

Antrean panjang kendaraan terlihat di sepanjang lintas Medan-Berastagi.

Baca Juga : ASDP Cabang Danau Toba Lintasan Ajibata-Ambarita Berikan Tarif Diskon Libur Idul Adha 

Indah, salah satu wisatawan lokal yang hendak mengabiskan waktu liburan ke Kabupaten Karo mengatakan bahwa dirinya terpaksa putar balik lantaran macet panjang.

Ia bersama rombongan keluarga memutuskan putar balik, lantaran sudah 3 jam Terjebak di jalur lintas Medan-Berastagi.

Baca Juga : Lebaran ke-5, BPJS Ketenagakerjaan Buka Layanan Kembali

"Kami terpaksa putar balik. Gak tahan dengan macet panjang. Banyak juga kendaraan yang putar balik. Sebenarnya macet ini bisa tidak panjang asalkan pengemudi tertib satu jalur," ujarnya.

Baca Juga : Lebaran Jadi Mesin Ekonomi, DPR Sentil Kesiapan Pemerintah

Sementara itu, lanjut Indah, banyaknya pengguna jalan yang membuat beberapa lapisan jalan hingga menyebabkan antrean kendaraan semakin panjang.

"Kalau tertib, gak seperti gini kali. Ini jalur naik sudah tiga lapis. Kasihan polisi yang berjaga," bebernya.

Baca Juga : Raih Kemenangan, Pelatih Malaysia Sebut Timnya Masih Banyak Kelemahan

Google Maps Merah

Baca Juga : 2 Tahun Buron, Polisi Ringkus Pembunuh Pria di OKU Selatan 

Dari amatan Nusantaraterkini.co, kondisi kemacetan juga terlihat di Google Maps.

Di mana, merah hingga oranye terlihat sejak dari pancurbatu hingga kawasan Sibolangit.

Tak hanya itu, kawasan Penatapen juga terpantau merah dan oranye hingga ke persimpangan Tahura.

Jalur alternatif tak Mampu Urai Kemacetan

Meski pemerintah menyediakan berbagai jalur alternatif menuju Kabupaten Karo, namun tak juga mampu menjawab kemacetan yang terjadi.

Sehingga, kemacetan bertumpuk di persimpangan jalur-jalur alternatif.

Dari amanat, beberapa simpang keluar jalur alternatif dijaga pihak kepolisian.

Namun kepadatan kendaraan juga terjadi di persimpangan jalur alternatif.

(*/Nusantaraterkini.co)