Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

3 Kloter Perdana Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Layanan Makkah Route Lancar

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tiga kloter perdana jemaah haji Indonesia telah tiba di Madinah pada Rabu (22/4/2026). (Foto: dok istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MADINAH - Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jemaah haji Indonesia telah tiba di Madinah pada Rabu (22/4/2026), dengan layanan yang berjalan tertib dan lancar.

Kloter 1 Embarkasi Yogyakarta (YIA) sebanyak 360 jemaah tiba pukul 06.20 waktu Arab Saudi (WAS), disusul kloter 1 Embarkasi Jakarta–Pondok Gede (JKG) berjumlah 391 jemaah pada pukul 06.50 WAS dengan skema Makkah Route (fast track). Selanjutnya, kloter 1 Embarkasi Medan (KNO) tiba pada pukul 10.00 WAS.

Baca Juga : Penerbangan Delay, Kepulangan Jemaah Haji Kloter 2 Medan ke Tanah Air Tertunda

Penyambutan kedatangan jemaah di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah berlangsung hangat sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu Allah.

Baca Juga : Fase Kepulangan, 6.333 Jemaah Haji Bertolak ke Tanah Air

Duta Besar RI Abdul Aziz Ahmad menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas dukungan dalam penerapan layanan Makkah Route yang mempercepat proses keimigrasian jemaah.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah memungkinkan proses keimigrasian berjalan cepat melalui fast track. Ke depan, kami berharap seluruh jemaah dapat merasakan layanan ini,” ujarnya.

Baca Juga : Jemaah Haji Kloter 01 Debarkasi Medan Tiba di Tanah Air, Sempat Alami Keterlambatan

Makkah Route (Rute Makkah) merupakan layanan kerja sama strategis antara Imigrasi Indonesia dan Arab Saudi yang memungkinkan seluruh proses keimigrasian, seperti pemeriksaan paspor, visa, dan bea cukai jemaah haji, dilakukan langsung di bandara keberangkatan di Indonesia.

Baca Juga : Sempat Tertahan 5 Jam di Imigrasi Madinah, Dua Jemaah Haji Remaja Asal Kalteng Akhirnya Bisa Masuk

Dengan skema ini, setibanya di Arab Saudi jemaah tidak perlu lagi antre pemeriksaan imigrasi dan dapat langsung menuju bus untuk diberangkatkan ke hotel.

Dubes juga menambahkan, pembagian kartu Nusuk sejak di Tanah Air turut mempermudah jemaah dalam menjalankan ibadah. Selain itu, apresiasi disampaikan kepada seluruh petugas di Madinah atas kesiapan dan kesigapan dalam menyambut jemaah.

Baca Juga : Hari ke-8 Operasional Haji 2026: 40.796 Jemaah Diberangkatkan, 2 Orang Wafat

“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh petugas sehingga proses kedatangan berjalan sangat lancar,” lanjutnya.

Terkait akomodasi, jemaah ditempatkan dengan skema satu kloter satu hotel untuk meningkatkan kenyamanan. Pada kloter awal ini, jemaah menempati hotel di kawasan strategis plataran Masjid Nabawi, seperti wilayah Taibah Front dan Makarem Suite, yang berada dalam cakupan Sektor 1, sehingga memudahkan akses ibadah.

Selama sekitar sembilan hari di Madinah, jemaah akan mendapatkan layanan penuh sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman memastikan seluruh proses kedatangan berjalan aman dan tanpa hambatan.

“Alhamdulillah, seluruh kloter awal tiba dengan lancar, tertib, dan tidak ada kendala berarti. Ini menjadi awal yang baik bagi penyelenggaraan haji tahun ini,” ujarnya.

Raut wajah jemaah yang turun dari bus tampak penuh kebahagiaan. Senyum dan rasa syukur terpancar, mencerminkan kebahagiaan dapat tiba di Kota Nabi. Mereka juga merasakan layanan yang semakin baik sejak dari embarkasi hingga tiba di Madinah.

Pihak syarikah (majmuah) turut memberikan sambutan khas kepada para jemaah sebagai bentuk penghormatan kepada tamu Allah. Suasana hangat yang menjadi ciri penyambutan di Madinah menambah kesan mendalam bagi jemaah di awal perjalanan ibadah mereka.

Secara keseluruhan, penyelenggaraan transportasi udara haji tahun 2026 melibatkan dua maskapai, yakni Garuda Indonesia yang melayani 277 kloter (sekitar 102.502 jemaah) dari 10 embarkasi, serta Saudia Airlines yang menangani 248 kloter. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan kelancaran mobilisasi jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci.

(zie/nusantaraterkini.co)