Digadang-gadang Bersinar, Justru Tampil di Bawah Ekspektasi
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Kalender sudah berganti ke 2026, namun sorotan terhadap Premier League tak pernah meredup. Kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris itu kembali menyajikan persaingan ketat dan penuh kejutan di musim 2025/2026.
Hingga pekan ke-19, Arsenal masih nyaman di puncak klasemen dengan koleksi 45 poin, unggul lima angka dari Manchester City di posisi kedua. Meski begitu, sejarah Premier League selalu mengajarkan satu hal: keunggulan tak pernah benar-benar aman.
Baca Juga : Tanpa Lionel Messi, Argentina Petik Kemenangan Meyakinkan 2-0 Atas Honduras
Memasuki paruh musim, kejutan kerap datang dari arah yang tak terduga. Bukan hanya soal hasil pertandingan, tapi juga performa para pemain bintang. Sejumlah nama besar yang diproyeksikan tampil dominan justru melempem, bahkan gagal memberi dampak signifikan bagi timnya.
Penurunan performa tersebut tak hanya memengaruhi kontribusi di lapangan, tetapi juga berdampak langsung pada nilai pasar mereka. Beberapa pemain elite tercatat mengalami penurunan valuasi yang cukup tajam sepanjang 2025.
Berikut lima pemain Premier League dengan penurunan nilai pasar terbesar, seperti dirangkum dari Planet Football.
Baca Juga : Brasil Bungkam Mesir 2-1 dalam Laga Pemanasan Menuju Piala Dunia 2026
1. Phil Foden (Turun €60 Juta)
Phil Foden memang mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan enam gol dalam lima laga Premier League terakhir. Namun, secara keseluruhan, 2025 bukanlah tahun terbaik bagi gelandang serang Manchester City tersebut.
Performa inkonsisten yang berlanjut sejak musim sebelumnya membuat nilai pasarnya merosot drastis. Padahal, performa luar biasa pada 2024 sempat melambungkan nilai Foden hingga menyentuh €140 juta.
Baca Juga : Timnas Norwegia Usung Konsep 'Viking' Menuju Piala Dunia 2026
2. Rodri (Turun €55 Juta)
Rodri diharapkan kembali menjadi poros utama permainan Manchester City usai pulih dari cedera ACL panjang. Sayangnya, ekspektasi tersebut belum sepenuhnya terwujud.
Cedera lanjutan membatasi kontribusinya musim ini, dengan total penampilan yang sangat minim. Perannya bahkan sempat tergantikan oleh Nico Gonzalez, memunculkan tanda tanya soal masa dominasi Rodri di lini tengah City.
Baca Juga : AFF U19 2026: Lima Negara Dipastikan Angkat Koper
3. Martin Ødegaard (Turun €35 Juta)
Kapten Arsenal ini mengalami penurunan performa sejak musim lalu, dipicu cedera di awal kompetisi yang mengganggu ritme permainan.
Meski mulai membaik di musim 2025/2026, Ødegaard dinilai belum kembali ke level terbaiknya. Ia kerap menghilang di laga-laga besar dan kontribusinya belum konsisten, membuat nilai pasarnya terkoreksi cukup signifikan.
Baca Juga : AFF U19 2026: Tumbangkan Filipina 3-0, Kamboja Jaga Asa ke Semifinal
4. Bernardo Silva (Turun €33 Juta)
Faktor usia dan performa Manchester City yang menurun musim lalu turut memengaruhi valuasi Bernardo Silva. Kendati demikian, gelandang asal Portugal ini tetap diakui sebagai salah satu pemain paling berpengalaman dan berkualitas di Premier League.
5. Florian Wirtz (Turun €30 Juta)
Baca Juga : AFF U19 2026: Susunan Pemain Resmi Kamboja vs Filipina Malam Ini
Didatangkan dengan ekspektasi besar, Florian Wirtz justru kesulitan beradaptasi di Liverpool. Ia kerap terlihat tidak berada di posisi ideal untuk menerima bola, memunculkan kesan kurang menyatu dengan permainan tim.
Sebagai pemain berlabel mahal, performa Wirtz sejauh ini dianggap belum sepadan dengan banderolnya. Meski masih menyimpan potensi besar, tuntutan terhadap pemain asal Jerman itu jelas belum terjawab sepenuhnya.
Sumber: Planet Football
(Dra/nusantaraterkini.co).
