Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

76 Orang Tewas dalam Kebakaran Dahsyat di Resor Ski Turki

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
76 Orang Tewas dalam Kebakaran Dahsyat di Resor Ski Turki. (Foto: RMOL/net).
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, TURKI - Sebanyak 76 orang dilaporkan tewas dalam peristiwa kebakaran dahsyat sebuah hotel di resor Ski Kartalkaya, Turki.

Kebakaran dahsyat itu terjadi pada Selasa (21/1/2025) kemarin waktu setempat. 

Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya melaporkan bahwa api menyebar dengan cepat ke seluruh hotel kayu 12 lantai itu hingga mengakibatkan 76 orang meninggal dunia. 

Baca Juga : KPK Tetapkan Lima Tersangka Korupsi Pembangunan Flyover di Riau: Kerugian Negara Rp 60,8 Miliar

"Jumlah korban tewas akibat kebakaran dahsyat di resor Ski Kartalkaya, Turki, di provinsi Bolu barat laut telah meningkat menjadi 76 orang," ungkapnya, seperti dimuat Sun Daily melalui RMOL, Rabu (22/1/2025).

Dikatakan Yerlikaya, penyelidikan awal menunjukkan bahwa kebakaran itu berasal dari area restoran di lantai empat sebelum melalap lantai atas.

Yerlikaya mengonfirmasi bahwa operasi pencarian dan penyelamatan di lokasi tersebut kini telah selesai.

Baca Juga : Usai Viral, Gadis Berjilbab di Aceh Ngaji Sambil Disjoki Dipanggil Polisi Syariat Aceh

"Tim kami telah menuntaskan upaya pencarian mereka, dan penyelidikan masih berlangsung," kata dia.

Saat ini, Turki sedang memasuki masa liburan sekolah. Resor ski Kartalkaya merupakan destinasi populer bagi wisatawan musim dingin. Sejauh ini, menurut Yerlikaya, sembilan orang telah ditangkap, termasuk pemilik hotel.

Rekaman video menunjukkan orang-orang mencoba melarikan diri menggunakan seprai yang diikat bersama untuk memanjat keluar jendela. 

Seorang saksi mata mengatakan kepada surat kabar Hürriyet bahwa karena asap tebal, sulit untuk menemukan tangga menuju pintu darurat.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemudian mengumumkan hari berkabung nasional pada Rabu (22/1/2025).

"Mereka yang menyebabkan bencana seperti itu dengan cara apa pun, mereka yang lalai dan bersalah akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan hukum," kata Erdogan dalam konferensi pers setelah rapat Kabinet.

(Dra/nusantaraterkini.co).