Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Aceh Besar Kirim 200 Ton Bantuan Logistik via Laut untuk Korban Banjir di Pantai Timur Aceh

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Proses bongkar muat barang bantuan untuk warga terdampak banjir dan longsor di wilayah Pantai Timur Aceh, dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di Pelabuhan Kuala Langsa, Kota Langsa, Selasa (16/12/2025). (Foto: BNPB)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, LANGSA – Sinergi antarkomponen bangsa dalam mendukung percepatan penanganan darurat bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh terus mengalir.

Kali ini, masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak di Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, dan Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (16/12/2025).

Sebanyak kurang lebih 200 ton bantuan diberangkatkan menggunakan kapal dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, menuju Pelabuhan Kuala Langsa, Kota Langsa, dengan waktu tempuh sekitar 30 jam.

Dalam proses distribusi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan dari sisi pembiayaan armada pengiriman.

Baca Juga : Sinergi TNI dan Kementerian PU, Akses Jalan Simpang KKA–Bener Meriah Kembali Tersambung

Bantuan yang dikirim mencakup berbagai kebutuhan pokok dan logistik darurat, antara lain beras, air mineral, roti, biskuit, makanan siap saji, sarung, selimut, perlengkapan wanita, pakaian pantas pakai dan pakaian baru, pakaian anak-anak, kebutuhan bayi, sabun cuci, family kit, minyak goreng, serta kebutuhan lainnya.

Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, secara langsung mengantarkan bantuan tersebut bersama jajaran kepala dinas dan staf. Kehadiran mereka menjadi bentuk empati dan kepedulian terhadap saudara sebangsa yang tengah mengalami masa sulit akibat bencana.

Baca Juga : Krisis Air Bersih Pascabanjir, TNI Bangun Sumur Bor di Sejumlah Wilayah Aceh

Semangat kemanusiaan dan solidaritas menjadi landasan utama gerakan ini. Meski sebelumnya Aceh Besar juga mengalami dampak bencana, hal tersebut tidak menghalangi niat untuk berbagi dan membantu daerah lain yang masih berjuang memulihkan kondisi.

“Pada dasarnya ini soal kemanusiaan. Orang-orang di sini adalah saudara kita semua. Hati kami tergerak meskipun kami juga bagian dari masyarakat yang terdampak,” ujar Bupati, dalam keterangan BNPB, Kamis (17/12/2025).

Ia menambahkan, setelah sekitar sepekan melakukan pemulihan di wilayah Aceh Besar, pihaknya segera mengambil langkah konkret untuk menyalurkan bantuan ke daerah terdampak lainnya.

Setibanya di Pelabuhan Kuala Langsa, seluruh bantuan dibongkar dan selanjutnya didistribusikan ke wilayah sasaran menggunakan armada darat yang telah disiapkan oleh pemerintah setempat dan unsur terkait.

Upaya yang dilakukan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong tetap hidup di tengah bencana, sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk memulihkan kehidupan dan memperkuat persaudaraan antarwilayah di Indonesia.

(*/Nusantaraterkini.co)