Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Akses Jalan di Aceh Ditarget Selesai Akhir Desember, Cuaca Disebut Faktor Penentu

Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Konfrensi pers melalui zoom terkait perkembangan penanganan dampak bencana Sumatera, Selasa (16/12/2025).(foto:tangkapan layar zoom)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co,MEDAN-Sejumlah akses darat, jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana banjir dan longsor di Aceh ditargetkan selesai akhir Desember. Kepala Satker P2JN BPJN Aceh, Fikri, Selasa (16/12/2025), mengatakan, banyaknya titik longsor dan faktor cuaca memengaruhi progres perbaikan akses darat.

"Dalam perbaikan akses ada tahapan-tahapan, dan perbaikan itu harus dimulai dari titik awal yang terjadi gangguan akses untuk selanjutnya pindah ke titik lain. Sehingga perbaikan ini memang membutuhkan proses bertahap, diharapkan pada 31 Desember semua akses awal sudah terbuka," ujar Fikri, saat konfrensi pers melalui zoom, Selasa (16/12/2025).

Baca Juga : BNPB Sortir Hasil Bumi dari Aceh Tengah untuk Didistribusikan

Dijelaskannya, banjir dan longsor yang terjadi akhir November 2025, menyebabkan 116 titik jalan nasional sempat terputus. Dari jumlah itu, 38 diantaranya sudah ditangani dan bisa diakses. Selain jalan nasional, ada sebanyak 16 unit yang terputus dan terdapat 171 titik longsor di semua akses jalan.

"Kondisi terparah terjadi di lintas tengah Provinsi Aceh, yang menyebabkan akses dari dan ke Aceh Tengah sempat terputus di beberapa lokasi. Untuk jalur Takengon ke Blangkejeren misalnya, ada 41 titik longsor, dimana beberapa diantaranya sudah ditangani. Saat ini di lintas tersebut sepanjang 40 kilometer sudah bisa dilalui, setelah itu ada 7 jembatan yang masih terputus," ungkap Fikri.

Ditambahkannya, saat ini fokus perbaikan yang dilakukan di lintas tengah ada di sektor lintas tengah, khususnya di lintas Takengon-Blangkejeren-Kutacane. Untuk saat ini, kata dia, Kutacane ke perbatasan Sumut sudah bisa dilalui.

Baca Juga : Warga Aceh Tengah Masih Terisolir, BNPB: Sulitnya Alat Berat Masuk ke Lokasi Bencana

"Untuk perbaikan tersebut sudah disiapkan 259 unit alat berat. Sementara kebutuhan jembatan dibutuhkan sekitar 19 jembatan bailey untuk membuka akses jalan lintas tengah Aceh. Saat ini sudah ada 9 unit jembatan bailey di lokasi dan 10 unit jembatan masih dalam perjalanan," pungkasnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)