Antisipasi Aksi Teror ke Capres-cawapres, KPU Kerjasama dengan Kepolisian
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui telah bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi aksi teror yang bisa didapat oleh Calon presiden-calon wakil presiden (Capres-cawapres) 2024.
Baca Juga : Parpol Diingatkan Wajib Penuhi Kuota 30% Caleg Perempuan di Setiap Dapil
“Kalau yang antisipasinya kan begini, ini sejak awal, pada saat kami rapat pleno tertutup untuk penetapan capres (dan cawapres) paslon, itu kita sudah bekerjasama dengan pihak kepolisian,” kata Mellaz kepada wartawan Rabu (17/1/2024).
Baca Juga : Urgensi Kepastian Waktu, KPU Ingatkan Dampak Revisi UU Pemilu terhadap Tahapan 2029
Mellaz menyebutkan, bahwa sebelumnya KPU telah melakukan pertemuan dengan pihak kepolisian pada saat pengumuman nama-nama paslon.
“Makanya kan kami juga pada saat itu, sebelum menyampaikan ke publik, siapa saja paslon yang kami tetapkan, itu kami juga bertemu dengan pihak kepolisian Republik Indonesia terkait dengan pengamanan yang nanti akan melekat di masing-masing paslon. Ada kok itu,” jelasnya.
Baca Juga : Terima Audiensi Konjen RRT, Rico Waas Berharap Hubungan Kerjasama Dapat Terus Berlanjut
Keterlibatan pihak kepolisian dalam antisipasi teror ini, disebutkannya, terlihat pada beberapa tim yang mendampingi capres-cawapres.
Baca Juga : Prabowo Tegaskan Komitmen Perkuat Kerjasama Indonesia dan Fiji
“Saya lupa persis berapa jumlah personelnya, tapi ada beberapa tim yang nanti akan mendampingi baik itu calon presiden maupun wakil presiden, semua ada tim untuk itu. Jadi pasti diantisipasi sama pihak keamanan,” ungkapnya.
(mr6/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Polrestabes Medan Uji Coba Integrasi Data BPJS dengan Sistem Kepolisian
