Antisipasi Kecurangan, Polresta Banda Aceh Tinjau SPBU
Nusantaraterkini.co, ACEH - Personel gabungan operasional unit Tindak Pidana Tertentu Satuan Reserse Kriminal (Tipiter Satreskrim) Polresta Banda Aceh melakukan kegiatan pengecekan terhadap tiga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Kamis (28/3/2024).
Baca Juga : Gara-Gara Judol, Pria di Aceh Besar Nekat Aniaya dan Rampok Temannya
Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Fadillah Aditiya Pratama mengatakan kegiatan ini bertujuan mencegah terjadinya antrian yang berlebihan dan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Langkah ini, kata dia, sebagai bagian dari upaya polisi dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Polresta Banda Aceh.
Baca Juga : 3 Tersangka Pemain Judi Online di Aceh Terancam Hukum Cambuk atau Denda Emas Murni
Ia menyebutkan, kegiatan pengecekan tersebut, personel yang bertugas pengawas bersama tim operasional melakukan pemantauan terhadap aktivitas di SPBU.
“Benar kegiatan bukan untuk pengawasan saja tetapi juga memastikan bahwa antrian kendaraan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar area SPBU serta proses pengisian BBM berjalan dengan tertib dan aman,” Fadillah dalam keterangan tertulis, Jumat (29/3/2024).
Baca Juga : Cekcok di SPBU saat Antre BBM, Sopir Turk Meninggal Dunia usai Ditusuk
Fadillah mengatakan pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan BBM bersubsidi untuk mencegah penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat. Dia menegaskan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan distribusi BBM bersubsidi secara efisien dan transparan.
Baca Juga : Bongkar Sindikat BBM Oblosan, Polda Sumsel Tangkap 11 Tersangka
“Dengan adanya kegiatan pengecekan rutin seperti ini, diharapkan antrian di SPBU dapat diminimalisir dan bantuan subsidi BBM dapat tepat sasaran. Hal ini akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta menjaga ketersediaan BBM bersubsidi yang memang diperlukan oleh mereka yang membutuhkannya,” ujarnya.
Fadillah menyebut pihaknya tidak ada menemukan praktik kecurangan yang dilakukan SPBU dalam kegiatan ini. Dia mengatakan petugas memeriksa tiga SPBU antara lain SPBU Batoh, SPBU Lambhuk dan SPBU Kuta Alam.
Baca Juga : Mantan Camat Medan Polonia dan Dua Terdakwa Lainnya Dituntut Dua Tahun Penjara
Ia mengatakan petugas memeriksa pompa nozzle untuk memastikan BBM yang dibeli konsumen sesuai dengan harga yang dibayar.
Baca Juga : Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Melonjak
"Dari hasil pengecekan pada mesin dispenser, semua nya dalam keadaan tersegel dan hasil pengecekan untuk jumlah BBM yang di keluarkan sama dengan jumlah harga yang dikeluarkan," ucapnya.
"Ini tetap akan dilakukan monitoring dan pengawasan terhadap SPBU yang ada di Kota Banda Aceh untuk mengantisipasi adanya antrian dalam hal pembelian BBM, atau dugaan penyalahgunaan BBM sehingga terjadinya kelangkaan BBM di kota Banda Aceh. Jika terbukti ditemukan akan kami tindak tegas kami lakukan penegakan hukum," pungkasnya.
(HAM/nusantaraterkini.co)
