Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Arema FC Lumat Semen Padang 3-0, Kabau Sirah di Ambang Jurang

Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Dalam laga krusial pekan ke-24 Liga 1 Indonesia, tim tamu asal Sumatera Barat Semen Padang FC itu harus menelan pil pahit setelah digilas Arema FC dengan skor telak 3-0, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/2/2026).(foto:istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.coMALANG-Dalam laga krusial pekan ke-24 Liga 1 Indonesia, tim tamu asal Sumatera Barat Semen Padang FC itu harus menelan pil pahit setelah digilas Arema FC dengan skor telak 3-0, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/2/2026). Kekalahan tanpa balas ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan "lonceng kematian" yang berbunyi kencang bagi posisi Semen Padang yang kini semakin terpatri di dasar klasemen sementara.

Sejak menit awal, Arema FC yang tampil di depan pendukung setianya langsung menunjukkan agresivitas tinggi. Petaka bagi Semen Padang dimulai pada menit ke-24 saat Valdeci harus ditarik keluar lapangan karena cedera, memaksa pelatih melakukan pergantian prematur dengan memasukkan Betinho. 

Baca Juga : Super League: Arema FC Gilas PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas di Kanjuruhan

Kehilangan pilar di lini tengah ini menjadi titik balik kerapuhan koordinasi Kabau Sirah. Hanya lima menit berselang, tepat di menit ke-29, Joel Vinicius sukses mengonversi asis Gustavo Franca menjadi gol pembuka. Gol tersebut seolah meruntuhkan mentalitas bertanding anak-anak Padang yang sejak awal tampak gugup di bawah tekanan pressing ketat Singo Edan.

Baca Juga : Persik Kediri Tumbangkan Arema FC dalam Derby Jawa Timur, Skor Akhir 3-2

​Memasuki babak kedua, situasi tidak kunjung membaik bagi tim tamu. Alur serangan Arema justru semakin cair dan mematikan. Pada menit ke-52, Gustavo Franca menggandakan keunggulan melalui skema serangan yang rapi dari sisi sayap. 

Tak butuh waktu lama bagi Arema untuk benar-benar mengunci kemenangan di menit ke-58, Joel Vinicius kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan Valdeci (asisten gol). Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan oleh wasit Poli S Y, meski Arema sempat melakukan rotasi pemain di sisa waktu pertandingan.

Baca Juga : Kalah Telak 0-3 dari Borneo FC, Semen Padang FC Kian Terbenam di Jurang Degradasi

​Dampak dari hasil ini bagi Semen Padang sangatlah destruktif. Dengan nihil poin dari lawatan ke Malang, mereka kini semakin terisolasi di zona merah klasemen. Margin poin dengan tim di zona aman kian melebar, membuat misi penyelamatan diri dari ancaman degradasi menjadi tugas yang hampir mustahil jika tidak ada perubahan radikal dalam lima laga ke depan. 

Baca Juga : Semen Padang Terpuruk di Papan Bawah Usai Takluk dari Persis Solo 1-2

Statistik pertandingan menunjukkan ketimpangan yang mengerikan, Semen Padang hanya mampu melepaskan 1 tembakan tepat sasaran sepanjang laga, berbanding terbalik dengan Arema yang memberondong gawang mereka dengan 14 tembakan.

Bagi Arema FC, kemenangan ini adalah suntikan energi untuk terus merangkak naik ke papan atas. Namun bagi Semen Padang, ini adalah alarm keras yang menandakan bahwa waktu mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia sedang berada di ujung tanduk. Tanpa evaluasi total pada lini pertahanan dan kreativitas serangan, perjalanan Kabau Sirah musim ini terancam berakhir dengan tangisan di kasta kedua.

Baca Juga : Semen Padang FC Bungkam PSBS Biak di Cendrawasih, Guillermo Jadi Mimpi Buruk Tuan Rumah

(Emn/Nusantaraterkini.co)