Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Asesor Tinjau Pusat Informasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark Sigulati, Sebagai Kunjungan Revalidasi Terkahir di Samosir

Editor :  hendra
Reporter :  JAS
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Asesor UNESCO tinjau pusat informasi Geopark Kaldera Toba sebagai tempat terakhir yang di kunjungi di Sigulati, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, Rabu(23/07/25). (Foto: Jas/Nusantaraterkini.co)
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba telah melakukan kunjungan dalam revalidasi Geopark Kaldera Toba. Asesor telah mengunjungi Geosite Huta Siallagan, SMK N 1 Simanindo, Huta Raja dan kunjungan terakhir ke Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba, Rabu (23/07/25).

Pusat informasi Toba Kaldera UNESCO Global Geopark berlokasi di Sigulati, Sarimarihit, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir.

Asesor tinjau pusat informasi Geopark Kaldera Toba UNESCO Global sebagai tempat terakhir yang di kunjungi di Samosir, Asesor disambut oleh pengelola maupun pemandu dengan hangat. Pemandu juga memperkenalkan hal-hal apa saja yang terdapat di tempat tersebut.

Baca Juga : Hari Kedua Revalidasi, Asesor UNESCO Kunjungi Kampung Ulos dan Sarkofagus

Pemandu bernama Asida Sibori, mempersilahkan Asesor dan tamu yang hadirin untuk menonton proses terbentuknya Danau Toba.

"Selamat datang di Pusat Informasi dan layanan Geopark Kaldera UNESCO Global untuk Asesor serta hadirin sekalian, tempat ini merupakan pusat informasi tentang letusan gunung Toba dan terbentuknya Kaldera Toba," ucapnya.

Tak hanya itu, pemandu juga menjelaskan Geopark Kaldera Toba terbentuk akibat letusan dasyat dari Gunung Toba.

Baca Juga : Desa Bawomataluo Diusulkan Jadi Warisan Dunia UNESCO

"Kaldera Toba terbentuk dari letusan Gunung Toba, letusan sebanyak empat kali  letusan terakhir terjadi 74.000 ribu tahun lalu dan mengalami proses terangkatnya makgma dari dalam bumi kepermukaan, sehingga terbentuk Pulau Samosir dan Pulau Sibandang," tambahnya.

Ia juga menjelaskan peninggalan batu letusaan Gunung Toba, bahkan tanaman endemik maupun hewan yang hidup di kawasan Danau Toba khususnya di Samosir yang saat ini masih dilestarikan.

Asesor juga berkeliling gedung serta melihat tanaman, yang dibudidayakan ditaman Geopark Kaldera Toba yang di Sigulati. Setelah berkeliling, Asesor bersama rombongan berpamit untuk melanjutkan perjalanan ke Taman Simalam Resort.

Baca Juga : Mahasiswa Sumut Temui Wapres Gibran, Dorong Hari Ulos Nasional Masuk UNESCO

(Jas/nusantaraterkini.co)