Nusantaraterkini.co, OKI–Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), Muchendi menginstruksikan percepatan perbaikan infrastruktur pengairan di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten OKI sebagai langkah darurat penanganan banjir. Muchendi mengatakan perbaikan empat titik pintu air yang rusak akan dilakukan secara kolaboratif bersama pihak swasta.
Hal ini disampaikan Muchendi usai melakukan pemantauan di Desa Banyu Biru dan Kertamukti, Sabtu (17/1/2026). Hasil pantauan, kata dia, macetnya pintu air serta pendangkalan sungai menjadi pemicu utama meluapnya air ke permukiman warga terutama saat curah hujan tinggi dan pasang laut.
Baca Juga : Banjir Rendam 23 Desa di Kendal, Lebih dari 9 Ribu Warga Terdampak
“Tadi kita cek bersama, ada empat titik yang perlu diperbaiki. Untuk jalur 27 dan 29 akan ditangani oleh PT Bumi Andalas Permai (BAP), sementara sisanya akan segera dikerjakan oleh Pemerintah Daerah,” ujar Muchendi.
Ia menegaskan penanganan banjir di Air Sugihan tidak bisa hanya mengandalkan anggaran daerah (APBD). Normalisasi kanal dan sungai ini didorong melalui sinergi lintas sektoral, termasuk melaporkannya ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) guna mencari solusi jangka panjang.
“Kita perlu normalisasi sungai. Penanganan banjir harus dilakukan secara kolaboratif, tidak hanya mengandalkan APBD. Kita akan laporkan juga ke pihak terkait di tingkat pusat,” imbuhnya.
Selain masalah pengairan, dirinya juga menyoroti kerusakan infrastruktur jalan akibat rendaman banjir. Dari total 8 kilometer Jalan Poros Nusantara–Bandar Jaya, tercatat sekitar 4 kilometer mengalami kerusakan parah yang akan diusulkan melalui dana bantuan pascabencana.
“Kerusakan jalan ini agar segera diusulkan melalui dana Rekonstruksi dan Rehabilitasi Pascabencana ke pemerintah pusat melalui BPBD,” tegasnya.
Ia mengimbau agar perangkat desa dan tenaga kesehatan terus memantau kondisi warga, mengingat intensitas hujan diprediksi masih tinggi hingga Februari mendatang.
Baca Juga : Desa Sukajadi 'Hilang' Pasca-Banjir Aceh Tamiang, Pertamina EP Rantau Field Beri Bantuan Berkelanjutan
“Meski air mulai surut, saya titip warga kepada camat, kades, dan tenaga kesehatan agar kesehatannya dipantau. Tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan utamakan keselamatan keluarga,” ucap dia.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
