NUSANTARATERKINI.CO - Salat merupakan ibadah wajib bagi seluruh umat Islam.
Salat melibatkan banyak gerakan, dan untuk setiap gerakan, umat Islam membacakan doa untuk setiap gerakannya.
Salah satu gerakan salatnya adalah tahiyat terakhir.
Baca Juga : Wakil Bupati Tapsel Laksanakan Salat Idul Adha di Masjid Agung Syahrun Nur
Selain itu, seluruh gerakan salat harus dilakukan dengan khusyuk dan teratur.
Jika salatnya tidak dilakukan dengan benar, maka salatnya tidak sah.
Sebagaimana dijelaskan, salah satu gerakan salat adalah at ahiyat akhir.
Baca Juga : Pemko Binjai Gelar Salat Id di Lapangan Merdeka, Kadis Kominfo: Wali Kota dan Wakil Rencananya Hadir
Lalu bagaimana cara membaca doa at tahyat akhir?
Berikut Bacaan Doa At Tahiyat Akhir
Baca Juga : Kondisi Negara Sedang Banyak Cobaan, Legislator Ijeck Doakan Prabowo Selalu Sehat dan Amanah
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اَلَّلهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمّدْ وعلى آلِ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّد كَمَا صَلَّبْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلعَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى عَلَي سَيِّدِنَا آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد. اَلْلَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيْحِ الدَجَّالِ.
“Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibatul lillaah, Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu’alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, Waasyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allahhumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shallaita ‘alaa Ibraahim, wa ‘alaa aali Ibraahim. Wabaarik ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa baarakta ‘alaa Ibraahim, wa ‘alaa aali Ibraahim. Fil ‘aalamiina innaka hamiidum majiid. Allaahumma innii a’uudzubika min ‘adzaabi jahannama wamin ‘adzaabil qabri wamin fitnatil mahyaa wamamaati wamin fitnatil masiihid dajjaal.”
Baca Juga : Moment Lebaran, JK Doakan Indonesia Semakin Aman dan Sejahtera
Artinya : “Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang saleh-saleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Ya Allah! Limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahkanlah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.
Baca Juga : Bacaan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri bagi Laki-Laki dan Wanita, Lengkap dengan Tata Caranya
Di seluruh alam semesta, Engkaulah yang terpuji, dan Mahamulia. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahanam dan siksa kubur serta dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari kejahatan fitnahnya dajjal.”
Tata Cara Salat
Tata cara sholat fardhu dan sunnah sesuai syariat Islam, yakni sebagai berikut:
Baca Juga : Bagaimana Hukum Mencicipi Masakan saat Sedang Puasa Ramadhan? Begini Penjelasannya
Wudhu
Menghadap kiblat
Takbiratul Ihram
Membaca doa Iftitah
Membaca surat Al-Fatihah
Membaca sebagian ayat Al-Qur’an
Ruku’ dengan tuma’ninah atau tenang
I’tidal dengan tuma’ninah
Sujud dengan tuma’ninah
Duduk di antara dua sujud
Sujud yang ke-2 dengan tuma’ninah
Duduk tasyahud awal
Duduk tasyahud akhir
Salam
Tata cara ini harus dilakukan secara berurutan mulai dari awal hingga akhir.
(*/nusantaraterkini.co)
