NUSANTARATERKINI.CO- Mensucikan diri dari najis dan kotoran seorang muslim ialah dengan berwudhu.
Umat Islam diwajibkan untuk membersihkan diri sebelum melakukan ibadah, seperti shalat, ziarah ke Ka'bah, dan menyentuh Al-Quran.
Wudhu dilakukan dengan air bersih, tetapi jika dalam keadaan mendesak, bertayamum dengan debu dapat digunakan sebagai alternatifnya.
Baca Juga : Bacaan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri bagi Laki-Laki dan Wanita, Lengkap dengan Tata Caranya
Sebagai seorang Muslim yang menjalankan perintah Allah dengan taat, perlu kita ketahui bagaimana tata cara berwudhu yang benar sebelum melaksanakan shalat.
Betapa pentingnya wudhu telah ditegaskan dalam riwayat hadits Rasulullah SAW, beliau bersabda bahwa wudhu merupakan syarat sah diterimanya ibadah shalat umat muslim.
لاَ يَقْبَلُ اللَّهُ صَلاَةَ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
Baca Juga : Bagaimana Hukum Mencicipi Masakan saat Sedang Puasa Ramadhan? Begini Penjelasannya
“Allah tidak menerima shalat salah seorang kamu bila berhadats sampai ia berwudhu.”
Tata Cara Wudhu yang Benar Sesuai Aturan
Baca Juga : Wakil Bupati Tapsel Laksanakan Salat Idul Adha di Masjid Agung Syahrun Nur
Membaca niat
Membasuh telapak tangan 3 kali hingga ke sela-sela jari
Berkumur 3 kali
Baca Juga : Pemko Binjai Gelar Salat Id di Lapangan Merdeka, Kadis Kominfo: Wali Kota dan Wakil Rencananya Hadir
Membersihkan lubang hidung 3 kali, dengan cara menghirup air ke dalam hidung untuk kemudian mengeluarkannya lagi
Membasuh muka dari ujung kepala tumbuhnya rambut hingga bawah dagu
Membasuh kedua tangan hingga siku sebanyak 3 kali
Mengusap kepala 3 kali
Mengusap kedua telinga secara bersamaan sebanyak 3 kali
Mencuci kaki sampai mata kaki ataupun betis sebanyak 3 kali, diikuti dengan jari-jari kaki di sela-sela dengan jari tangan
Membaca doa setelah wudhu sebagai penyempurna, berikut bacaannya:
Bacaan Doa Setelah Wudhu
أَشْهَدُ أَنْ لآّاِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
Bacaan latin: Asyhadu allâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîka lahu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhû wa rasûluhû, allâhummaj'alnî minat tawwâbîna waj'alnii minal mutathahhirîna.
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci (shalih)."
Syarat Wudhu
1. Berakal
Seseorang yang tidak berakal tidak wajib berwudhu. Bahkan, jika orang tersebut berwudhu, maka wudhunya dianggap tidak sah.
2. Baligh
Anak tidak perlu berwudhu sampai ia baligh.
3.Muslim
Menjadi seorang Muslim merupakan syarat wajib dalam segala bentuk ibadah, termasuk wudhu, shalat, dan ibadah lainnya yang diajarkan dalam agama Islam.
(*/nusantaraterkini.co)
