Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kepala Program Studi (Kaprodi) Kesejahteraan Sosial (Kessos) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr Mujahiddin S.Sos MSP melakukan kunjungan ke redaksi Nusantaraterkini.co.
Kunjungan ini dilakukan untuk berdiskusi mengenai jurnalisme data, Kamis (3/10/2024).
Baca Juga : Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP UMSU Bedah Tantangan Desa Peri-Urban Bareng Praktisi
Dalam kunjungan tersebut, Mujahiddin menyoroti pentingnya pengelolaan dan penggunaan data yang tepat di tengah derasnya arus informasi.
Baca Juga : Mahasiswa Kessos FISIP UMSU Hidupkan Semangat Kemandirian UMKM Lewat Program Kencleng Baper
Menurutnya, media saat ini tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengelola data yang krusial untuk membentuk opini publik yang sehat.
"Data bukan hanya angka, tapi juga sebuah kekuatan untuk membingkai realitas sosial secara objektif," ungkapnya.
Baca Juga : Soal Pilkada 2024, Pengamat: Tidak Ada Desentralisasi, Dominasi Pusat Makin Kuat
Selain itu, Mujahiddin juga mengatakan akumulasi data yang dihimpun oleh perusahaan media, dapat menjadi referensi untuk karya ilmiah.
"Bagaimana perkembangan teknologi mengubah cara media bekerja, mulai dari pengumpulan data, analisis, hingga penyajian informasi kepada masyarakat," ucapnya.
Dia menekankan pentingnya bagi insan pers untuk memiliki pemahaman mendalam tentang pengelolaan data agar dapat memberikan informasi yang akurat dan kredibel kepada publik.
Pemimpin Redaksi Nusantaraterkini.co, Sofyan Akbar menyambut baik kunjungan itu dan berharap dapat membangun diskusi konstruktif serupa, dalam berbagai proyek yang melibatkan riset data dan jurnalisme.
"Kita sangat mengapresiasi kunjungan ini, diskusi mengenai penggunaan data di media menjadi sangat relevan di era digital seperti sekarang ini," ujar Akbar.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi media dalam mengembangkan jurnalisme berbasis data yang lebih mendalam dan bertanggung jawab.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
