Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bahlil Sebut Pemerintahan Selanjutnya Tak Perlu Tim Transisi, Orangnya Sudah di Kabinet

Editor :  Annisa
Reporter :  Shakira
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bahlil Lahadalia. (Foto: Tribunnews)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyiratkan peralihan kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi kepada presiden terpilih kelak tidak akan memerlukan tim transisi. Lantaran, dalam perhitungan KPU diunggulkan oleh pasangan calon Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yang mana Prabowo dan timnya telah berada di kabinet.

Meski belum ada keputusan sah dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), tetapi pembahasan di kabinet sudah dimulai terkait program unggulan dari pasangan calon Prabowo dan Gibran.

Bahlil mengatakan tidak diperlukan tim transisi tidak dalam hal ini. Pasalnya, Prabowo dan timnya sudah berada di kabinet.

Baca Juga : Tanggapi Lagu Viral Mas Bahlil Ganteng, Sekjen Golkar: Menghibur, Bukan Body Shaming

"Kalau tim transisi itukan kalau pemerintah terdahulu tak sinkron dengan yang terpilih. Kalau pemerintah sekarang judulnya berkelanjutan apa yang mau ditransisi. Yang ada adalah tim pemantapan untuk melanjutkan yang sudah bagus dan yang belum bagus diperbaiki, dalam rangka melengkapi visi misi Prabowo-Gibran," ujarnya, di Istana Kepresidenan, dilansir dari CNBCIndonesia.com, Senin (26/2/2024).

Bahlil mengatakan KPU belum mengambil keputusan terkait pemenang Pilpres, namun perdebatan sudah diperkirakan. Bahlil menilai pembicaraan ini bersifat antisipatif. Menurutnya, ada beberapa model yang perlu dibahas terlebih dahulu untuk asumsi APBN 2025.

Bahlil menegaskan, karena Prabowo dan Gibran akan menjalankan APBN 2025, maka RAPBN 2025 harus mempertimbangkan program-program Prabowo dan Gibran ke depannya.

Baca Juga : Krisis Energi Global, DPR Soroti Keberhasilan Pemerintah Tahan Harga BBM

"Harus akomodir dong yang jadi program prirotas Prabowo gibran karena ini kan bahas APBN 2025. Kalau bahas APBN 2025 kan presidennya Prabowo dan wakilnya Gibran. Jadi pasti," ungkapnya.

Bahlil membenarkan sidang kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo atau Jokowi turut membahas program makan siang gratis yang merupakan program unggulan calon presiden Prabowo Subianto.

"Membahas tentang program prioritas pak Prabowo dan termasuk dalamnya makan siang tahap awal," kata Bahlil.

Baca Juga : Gugatan tak Mendasar, Pasangan Amir-Jiji Segera Dilantik jadi Wali Kota Binjai

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: CNBCIndonesia.com