Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Banjir di Nagan Raya Berangsur Surut, BNPB : Waspadai Potensi Banjir Susulan

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kondisi banjir yang melanda wilayah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh pada Senin (13/5). Sumber foto: BPBD Kabupaten Nagan Raya.
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, JAKARTA – Banjir akibat luapan Sungai Krueng Kulu dan Krueng Tadu yang berada di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh sejak Senin (13/5/24) dini hari berangsur surut.

Hal itu berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Selasa (14/5/24) pukul 06.01 WIB. 

"Banjir tersebut sempat merendam sekitar 480 unit rumah milik 480 kepala keluarga yang berada di empat kecamatan," kata Abdul Muhari, Ph.D. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Empat kecamatan itu yakni Kecamatan Tadu Raya, Beutong, Kuala dan Kecamatan Suka Makmue.

Dikatakan Abdul Muhari, saat peristiwa banjir terjadi, BPBD Kabupaten Nagan Raya langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pendatan dan berkoordinasi dengan pihak setempat guna melakukan penanganan bencana lebih lanjut.

Baca Juga : Seorang Anak Meninggal Dunia, 1.504 Jiwa Mengungsi akibat Banjir Aceh Utara

Dari prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), untuk wilayah Kabupaten Nagan Raya pada hari ini hingga esok, masih ada potensi hujan dengan itensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang.

BNPB turut mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah daerah setempat untuk mengantisipasi potensi terjadinya banjir susulan akibat curah hujan yang diprediksi masih akan turun di wilayah Kabupaten Nagan Raya. 

"Adapun yang bisa dilakukan adalah dengan memantau kondisi cuaca dan ikuti imbauan dari petugas dari lembaga yang berwenang. Kemudian jika hujan turun dengan durasi satu jam dan jarak pandang sekitar 50 centimeter tidak terlihat jelas, segera mengungsikan diri secara mandiri ke tempat lebih tinggi dan aman," tutupnya.

(Dra/nusantaraterkini.co)