Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan, Edward Candra, memastikan persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Sumsel dalam kondisi stabil. Karenanya, Sekda meminta masyarakat tidak terpengaruh oleh isu konflik di Timur Tengah.
“Di Sumsel belum ada gejolak tentang keterbatasan BBM, sejauh ini terpantau masih normal-normal saja di seluruh SPBU. Kami terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar,” ujar Edward, Sabtu (28/3/2026).
Baca Juga : Gubernur Sumsel Herman Deru Pastikan Stok BBM Aman dan Lancar
Edward mengatakan, berdasarkan hasil pantauan lapangan aktivitas di berbagai SPBU masih berjalan seperti biasa tanpa adanya antrean panjang yang mencolok.
Baca Juga : Minyak Rusia Segera Masuk Indonesia, Bahlil Lahadalia Tekankan Prioritas Ketahanan Energi
Oleh sebab itu, ia mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying karena takut akan kekurangan pasokan akibat situasi geopolitik global antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.
“Di SPBU-SPBU masih terlihat seperti biasa, belum ada antrean panjang karena takut kehabisan atau tidak kebagian BBM. Kami harap masyarakat tidak membeli BBM secara berlebihan karena pasokan kita saat ini masih sangat mencukupi,” katanya.
Baca Juga : Australia Tolak Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Antisipasi Krisis Ekonomi
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Sumatera Selatan sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan pimpinan Pertamina Patra Niaga guna menjamin kelancaran distribusi, terutama selama masa arus balik Lebaran 2026. Data dari pihak Pertamina menunjukkan bahwa penyaluran energi ke wilayah Bumi Sriwijaya tetap terjaga dengan baik tanpa kendala teknis maupun stok.
Baca Juga : Pekan Pertama Juni 2026, Pemprov Sumsel Cairkan Gaji Ke-13 untuk 30.588 ASN
“Alhamdulillah pasokan terjaga dengan baik. Kita harapkan pasca-Lebaran ini situasi tetap kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa kekhawatiran terkait ketersediaan bahan bakar,” tegas pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Pemprov Sumsel menegaskan akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk mengawal distribusi energi agar tetap aman dan terhindar dari potensi spekulasi pasar yang merugikan masyarakat.
Baca Juga : Gubernur Sumsel Pastikan Gaji ke-13 ASN Pemprov Cair Juni 2026
“Kami imbau masyarakat tetap beraktivitas normal. Sinergi antara pemerintah dan Pertamina memastikan stok BBM tetap tersedia di jalur-jalur utama maupun perkotaan,” ucap dia.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
