Nusantaraterkini.co, MEDAN – PSMS berhasil meraih poin penuh saat menjamu Sriwijaya FC dalam lanjutan Liga II Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Utama Sumut, Minggu (19/4/2026) malam. Dalam laga yang berlangsung panas dan emosional tersebut, tim Ayam Kinantan menang 1-0 atas Laskar Wong Kito.
Menit awal pertandingan, umpan matang Clayton disambar Felipe untuk membawa PSMS unggul cepat. Publik tuan rumah sempat berpikir pesta gol akan terjadi. Sayangnya, itu satu-satunya gol yang tercipta sepanjang 90+ menit.
Baca Juga : Jadwal Piala Presiden 2026 Berubah, PSMS Medan Berpeluang Jadi Tuan Rumah
Sriwijaya FC berusaha bangkit, tapi lini akhir mereka tumpul. Menit 30, Fahrezi (Sriwijaya) mendapat kartu kuning. Menjelang jeda, petaka datang untuk PSMS Antoni diusir wasit Subro Malisi usai melakukan pelanggaran keras di menit 43. Keunggulan jumlah pemain pun beralih ke tim tamu.
Baca Juga : Persiraja Banda Aceh Gagalkan Kemenangan PSMS Medan di Detik Terakhir
Memasuki babak kedua, pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, langsung mengganti tiga pemain untuk meningkatkan daya gedor. Namun justru tim tamu yang harus bermain dengan 10 orang setelah wasit meninjau VAR dan mengganjar kartu merah untuk salah satu pemainnya karena pelanggaran brutal.
PSMS kembali unggul jumlah pemain, tapi anehnya mereka justru tampil ketakutan. Pelatih Eko Purdjianto mengakui di babak kedua, pemain saya terlihat takut mencetak gol. Tidak ada tambahan gol. Tapi inilah sepakbola.
Baca Juga : Jadwal Championship Hari Ini: Persiraja dan Sriwijaya FC Berburu Poin Krusial di Laga Tandang
Adlin Cahya cedera dan harus ditandu keluar, digantikan Qadri. Dua peluang emas Rudi Yana di menit 80 dan injury time gagal dimanfaatkan sundulan dan umpan silangnya melambung sia-sia.
Baca Juga : Jadwal Liga Indonesia Hari Ini: Arema FC vs Malut United dan Sriwijaya FC vs PSPS Riau
Meski kalah, Iwan Setiawan tetap bangga meskipun timnya sudah dipastikan terdegradasi. Ini tidak terlepas perjuangan dari anak asuhnya.
“Anak asuh saya sudah maksimal. Kami unggul jumlah pemain di babak pertama, tapi momen itu tidak kami manfaatkan. Maaf atas bahasa kasar ofisial kami. Selamat buat PSMS," ujar Setiawan.
Baca Juga : Super League: Kalah 0-7 dari Persebaya, Semen Padang Dipastikan Degradasi ke Liga 2
Sementara pelatih PSMS, Eko Purdjianto mengaku akan fokus ke depan. Mengingat masih ada sisa dua laga berat melawan Persiraja dan Garudayaksa.
Baca Juga : Adhyaksa FC dan Garudayaksa Resmi Promosi ke Liga 1 Mendampingi PSS Sleman
"Tekad kami all out. Mudah-mudahan poin penuh," ungkap Eko.
Dengan kemenangan tipis ini, PSMS Medan mengoleksi 34 poin di Grup A. Meski belum aman, posisi mereka masih kokoh. Sebaliknya, Sriwijaya FC resmi terdegradasi setelah musim yang penuh kekecewaan.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
