Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bhabinkamtibmas, Aparat Desa, dan Warga Bangunkan Jembatan untuk Darma Ambarita

Reporter :  JAS
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bhabinkamtibmas berkolaborasi dengan aparat desa dan warga setempat membangun jembatan demi akses lebih mudah bagi keluarga Darma Ambarita. (Foto: JAS/Nusantaraterkini.co)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Kasus penggalian tanah sekeliling rumah Darma Ambarita viral hingga menyita perhatian publik. 

Pengorekan tanah sedalam 2,5 meter dengan lebar 2,5 meter membuat sekeluarga Darma Ambarita harus berenang untuk menyeberang ketika akan ke luar rumah maupun sebaliknya.

Melihat peristiwa ini Bhabinkamtibmas bersama warga setempat bergotong-royong membangun jembatan untuk akses keluar- masuk ke rumah Darma Ambarita yang berlokasi di Desa Unjur, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Baca Juga: Kasus Pengalian Tanah yang Viral di Samosir, Dinilai Pelanggaran HAM

Darma Ambarita membenarkan adanya perhatian dan bantuan dari Bhabinkamtibmas Aipda Tumbur Sitohang bersama aparat desa dan warga setempat membangun jembatan.

"Bhabinkamtibmas Aipda Tumbur Sitohang bersama aparat desa dan warga setempat bersama-sama bergotong-royong membangun jembatan menuju rumah saya, sungguh saya terharu akan perhatiannya," ucapnya, Senin (3/2/2025). 

Darma juga mengakui kini akses ke rumahnya sudah dapat ia dan keluarga lintasi dengan mudah tanpa harus berenang seperti sebelumnya. 

"Saat ini untuk akses menuju rumah dan ke luar sudah mudah berkat dibangunnya jembatan penghubung, jadi tak perlu berenang basah-basah lagi seperti kemarin-kemarin yang beresiko sangat tinggi," ujarnya senang.

Baca Juga: Rapidin Simbolon Desak Kapolres Samosir Usut Tuntas Kasus Dugaan Pelanggaran HAM di Ambarita

Ia sangat berterima kasih atas bantuan dari Bhabinkamtibmas bersama aparat desa, warga setempat dan semua orang yang membantu membangun jembatan tersebut.

"Semoga kami segera mendapatkan keadilan," harapnya.

(cw8/nusantaraterkini.co)