Nusantaraterkini.co, LUBUKPAKAM - Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan melarang ASN terlibat dalam proyek fisik. Itu ia lontarkan saat memimpin apel di lingkungan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deliserdang, Senin (30/3/2026).
Dalam apel tersebut, orang nomor satu di Pemkab Deliserdang menegaskan pentingnya integritas dan tanggungjawab seluruh aparatur dalam menjalankan tugas, khususnya dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan proyek pembangunan.
Ia juga menekankan agar tidak ada lagi pegawai, baik ASN, tenaga honorer, maupun pihak lainnya di lingkungan dinas yang terlibat langsung dalam pekerjaan fisik proyek.
Baca Juga : Millennial Swimming 2026 Digelar, Bupati Janji Biayai Atlet ke Malaysia
“Saya tidak ingin ada lagi pegawai yang ikut-ikutan dałam mengerjakan proyek fisik, menjadi mandor, atau terlibat dałam pelaksanaan pekerjaan. Jika ditemukan, akan saya tindak tegas,” katanya seperti rilis yang diterima nusantaraterkini.co pada Senin (30/3/2026).
Selain itu, Asri Ludin Tambunan juga melarang keras praktik subkontrak dan jual beli proyek. Menurutnya, setiap proyek harus dikerjakan oleh kontraktor resmi yang memiliki kontrak jelas.
“Tidak ada lagi istilah jual beli proyek, jika masih ada yang melakukannya, akan saya tindak sekeras-kerasnya,” ujarnya.
Baca Juga : Bupati Deliserdang Bersama Citra Land Selenggarakan Program Bedah Rumah
Bupati Deliserdang Soroti Pungli ke Masyarakat
Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan juga menyoroti adanya dugaan pungutan liar (pungli) terhadap masyarakat. Tindakan tersebut, katanya, sebagai perbuatan tidak berperikemanusiaan dan meminta agar segera diproses secara hukum.
“Kalau ada masyarakat, apalagi yang kurang mampu, diminta sejumlah uang untuk urusan tertentu, itu tidak bisa ditoleransi. Proses secara hukum,” katanya.
Asri Ludin Tambunan juga mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk mensyukuri pekerjaan sebagai ASN dan bekerja dengan penuh dedikasi.
Baca Juga : Forkopimda Deliserdang Musnahkan Sabu Hasil Tangkapan dari Jaringan Malaysia-Aceh-Medan
Ia menegaskan bahwa tidak ada paksaan bagi siapapun untuk tetap bekerja jika tidak mampu mengikuti aturan dan komitmen yang telah ditetapkan.
Anggaran Harus Berikan Dampak Nyata Bagi Masyarakat
Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan menginginkan agar anggaran besar yang dikelola SDABMBK dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menyoroti masih adanya pembangunan yang tidak tepat sasaran dan meminta agar hal tersebut tidak terulang.
Baca Juga : Cegah Kafilah Luar Daerah, Pemkab Deliserdang Perketat Aturan MTQ ke-59
“Anggaran yang besar ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan ada lagi pembangunan asal-asalan,” harapnya.
Bupati Deliserdang juga meminta peningkatan pengawasan internal serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pegawai, termasuk dalam proses rekrutmen dan penempatan aparatur.
Ia menekankan pentingnya pelatihan, khususnya terkait integritas dan etika kerja.
Baca Juga : Pemko Medan Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya
Bupati Deliserdang juga menegaskan tidak akan ragu melakukan mutasi atau pencopotan jabatan terhadap pegawai yang tidak menjalankan tugas dengan baik.
“Saya tidak akan ragu mengambil tindakan. Jika tidak bekerja dengan benar, kapan pun bisa saya pindahkan,” pungkasnya.
(Akb/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Kemnaker Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas Kinerja
