Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Pimpinan Cabang Perum Bulog Padangsidimpuan Dido Peto Sifarif mengatakan, stok cadangan beras pemerintah (CBP) Bulog Padangsidimpuan 2.642 ton. Stok ini aman sampai tiga bulan ke depan.
Dido Peto Sifarif mengatakan ini juga menjadi bukti nyata keberhasilan swasembada pangan, bukan sekadar rekayasa data.
Baca Juga : Jaga Stabilitas Harga, Bulog Sumsel Babel Optimalkan Penyaluran Beras SPHP
"Fasilitas penyimpanan Bulog, baik gudang milik sendiri maupun gudang yang disewa, saat ini terisi penuh oleh hasil produksi petani," ujar Dido Peto Sifarif, Minggu (26/4/2026).
Baca Juga : Firman Soebagyo: Penumpukan Beras Terlalu Lama Bisa Picu Kenaikan Harga
Sementara itu, untuk wilayah Kota Padangsidimpuan penyerapan gabah Bulog tahun 2026 ini sebanyak 576 ton.
"Dengan cadangan yang kuat, Bulog tidak hanya berperan sebagai stabilisator, tetapi, juga sebagai penggerak utama dalam ekosistem pangan nasional," lanjutnya.
Baca Juga : Polsek Batunadua Tangkap Pelaku Narkoba Saat Transaksi
Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebutkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 5.000.198 ton.
Baca Juga : Temuan Ganja 6,8 Kg di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Warga Pertanyakan Fungsi CCTV
"Saat ini, Bulog didukung oleh jaringan lebih dari 1.500 gudang milik sendiri serta lebih dari 1.200 gudang mitra yang disewa yang tersebar di seluruh Indonesia, memastikan stok tersimpan aman dan siap didistribusikan secara merata," ujarnya.
(Ron/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Tinjau Stok Beras di Sumut, Sugiat Santoso Soroti Urgensi Penambahan Gudang
