nusantaraterkini.co, BINJAI - Terganggunya pasokan BBM di Kota Binjai ternyata berdampak kepada driver ojek online (ojol). Akibat sulitnya mendapatkan BBM, mereka terpaksa harus mematikan aplikasi untuk menghindari orderan yang masuk.
"Sulit dapat BBM, kalau pun mau dapat, harus antre panjang, menunggunya berjam-jam, habis waktu kami hanya untuk mengantre," ujar Ibrahim, salah seorang driver ojol, Senin (1/12/2025).
Ibrahim mengatakan, hingga saat ini, kondisi di sejumlah SPBU masih belum stabil. Antrean panjang masih terjadi.
Baca Juga : Cerita Driver Ojol, Rela Tempuh Hujan Demi Dapur Tetap Ngepul
"Masih antrean panjang. Sulit untuk narik penumpang, karena BBM terbatas. Jalan satu-satunya ya terpaksa matikan aplikasi lah, biar penumpang gak kecewa," keluh Ibrahim.
Hal senada juga dikatakan Agus, sejak Sabtu (29/11/2025) hingga hari ini, dirinya terpaksa tidak mencari penumpang lantaran terkendala minimnya BBM.
"Cemana mau narik, BBM sulit didapat, sementara kami berjalan menggunakan BBM. Mau tak mau ya harus off dulu narik," pungkas Agus yang sudah lima tahun lebih menjadi driver ojol.
Baca Juga : Waspada! Siswi SD di Palembang Jadi Korban Pencabulan Driver Ojol, Begini Kronologinya
(Dra/nusantaraterkini.co)
