Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengoptimalkan sistem Command Center berbasis teknologi untuk memantau perlambatan arus di Jalan Lintas Timur (Jalintim) secara real-time. Hal ini untuk mengurai antrean kendaraan yang mencapai lebih dari 3 kilometer di wilayah Banyuasin, Musi Banyuasin dan Muara Enim, Rabu (18/3/2026).
Pusat kendali tersebut mendeteksi titik krusial pada pukul 12.30 WIB, di mana antrean kendaraan di Sungai Lilin mencapai 3,89 kilometer dan di wilayah Betung serta Simpang Belimbing melebihi 3 kilometer. Polda Sumsel langsung mengoordinasikan jajaran Polres untuk melakukan rekayasa lalu lintas dinamis, sistem tarik kendaraan, hingga pengantongan angkutan berat guna memastikan arus mudik tetap bergerak.
Baca Juga : Polda Sumsel Ringkus 137 Tersangka Kasus 3C Selama Mei 2026
“Kami pastikan Command Center bekerja selama 24 jam untuk memantau seluruh dinamika arus mudik. Setiap potensi perlambatan arus langsung kami respons agar tidak berkembang menjadi kepadatan yang berkepanjangan,” ujar Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr Sandi Nugroho.
Baca Juga : Polda Sumsel Tangkap Empat Tersangka Manipulasi 12 Ribu IMEI Ilegal di Palembang
Strategi terpadu yang diterapkan meliputi penertiban parkir di kawasan pasar serta patroli berkelanjutan di titik rawan. Di wilayah Banyuasin, personel gabungan berhasil mengurai penumpukan di Simpang Tugu Polwan Betung sehingga arus kembali ramai lancar pada siang hari.
“Pusat kendali kami memanfaatkan CCTV dan Google Maps untuk mendeteksi secara dini potensi perlambatan arus dan peningkatan volume kendaraan. Hal ini sangat krusial agar respons lapangan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran di titik-titik yang terdeteksi padat,” imbuhnya.
Baca Juga : Tinjau Command Center, Kapolda Sumut: Kami Siap Amankan PON XXI
Kapolda mengingatkan para pemudik untuk tetap tenang, mematuhi arahan petugas, dan dilarang keras melawan arus demi keselamatan bersama.
Baca Juga : Lewat Command Center, Polda Sumut Monitoring Seluruh Rangkaian Pelaksanaan Pemilu
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan pemanfaatan CCTV dan Google Maps menjadi kunci kecepatan respons personel di lapangan dalam menjaga jalur strategis penghubung Sumatera tersebut.
“Command Center kami bekerja tanpa henti memantau seluruh jalur mudik. Setiap potensi perlambatan arus langsung kami tindaklanjuti agar perjalanan masyarakat tetap lancar,” pungkasnya.
Baca Juga : Libur Iduladha 1447H, KAI Sumut Sediakan 43.160 Kursi untuk Pemudik
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Saadiah: Pengelolaan Mudik Lebaran 2026 Perlu Perbaikan di Aspek Kenyamanan dan Akses
