Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Deli Serdang Jadi Tuan Rumah Olimpiade Sains 2026, Targetkan 3.000 Peserta SD hingga Guru

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan menerima audiensi Yayasan Rumah Inspirasi Health & Education di Ruang Rapat, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (2/3/2026). (Foto: Diskominfostan Deli Serdang)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, DELISERDANG – Kabupaten Deli Serdang direncanakan akan menjadi tuan rumah Olimpiade Sains 2026.

Olimpiade bertajuk, "Deli Serdang Science Olimpiad 2026" yang diselenggarakan oleh Yayasan Rumah Inspirasi Health & Education tersebut menurut jadwal akan digelar, pada 19 April 2026 mendatang.

Baca Juga : Tatap Laga Perdana Lawan Myanmar, Timnas Matangkan Persiapan Mental dan Taktik

Olimpiade yang bertujuan mendorong peningkatan literasi dan prestasi sains generasi muda tersebut akan diikuti sekitar 3.000 peserta, terdiri dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), mahasiswa, hingga guru. 

Baca Juga : BPS Sumut Catat Inflasi April 2026 Sebesar 2,92 Persen, Gunungsitoli Alami Kenaikan Tertinggi ​

Pelaksanaannya akan berlangsung selama satu hari penuh dengan berbagai cabang kompetisi sains.

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang mendukung penuh pelaksanaan kegiatan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Kegiatan (olimpiade) seperti ini sejalan dengan visi kami mewujudkan Deli Serdang yang sehat dan cerdas. Kita ingin anak-anak kita tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing dan rasa percaya diri untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi," ujarnya ketika menerima audiensi yayasan itu di kantornya, Senin (2/3/2026).

Dia menilai, olimpiade bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi ruang pembinaan dan seleksi menuju kompetisi yang lebih tinggi. Selain itu, olimpiade tersebut membuka peluang terbangunnya jejaring antarsekolah se-Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Deli Serdang.

Perwakilan Yayasan Rumah Inspirasi Health & Education, dr Sake Juli Martina memaparkan, pelaksanaan Deli Serdang Science Olympiad 2026 diproyeksikan akan memberi dampak positif, mulai dari penguatan branding daerah sebagai pusat kegiatan akademik, peningkatan eksposur media dan publikasi, relasi antarsekolah, hingga potensi peningkatan citra sekolah-sekolah di Deli Serdang. 

Tidak hanya itu, Olimpiade Sains tersebut juga berpotensi memberikan dampak ekonomi melalui pelibatan bazar dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Dia berharap target 3.000 peserta bisa tercapai dan pelaksanaannya berjalan sukses serta berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.

Dijelaskannya, pelaksanaan olimpiade dilatarbelakangi oleh rendahnya minat kompetisi akademik berbasis sains di daerah, minimnya wadah prestasi tingkat regional yang terstruktur, serta pentingnya meningkatkan literasi sains sejak dini.

Selain itu, diperlukan kolaborasi kuat antara yayasan, sekolah, dan pemerintah untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kompetitif dan berkelanjutan. 

"Kami inginnya kegiatan ini terus berlanjut. Namun, itu semua bergantung pada pelaksanaan perdana di April mendatang," pungkasnya. 

(zie/nusantaraterkini.co)