Nusantaraterkini.co, DELISERDANG - Pemkab Deliserdang resmi melakukan pembangunan untuk area pedagang UMKM yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, Kamis (30/4/2026).
Pembangunan pusat UMKM yang berlokasi di komplek perkantoran yang tidak jauh dari Pusat Kuliner Hutan Kota, Lubuk Pakam ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha agar mampu naik kelas, baik dari sisi omzet maupun kualitas tempat usaha.
Baca Juga : Tatap Laga Perdana Lawan Myanmar, Timnas Matangkan Persiapan Mental dan Taktik
“Kita berharap seluruh pelaku UMKM di Kabupaten Deliserdang bisa naik kelas. Pertama dari sisi omzet yang meningkat, kemudian tempat usaha yang lebih layak,” ujar Bupati.
Baca Juga : BPS Sumut Catat Inflasi April 2026 Sebesar 2,92 Persen, Gunungsitoli Alami Kenaikan Tertinggi
Ia menegaskan, peningkatan omzet harus diiringi dengan fasilitas usaha yang memadai. Pemerintah, lanjutnya, memiliki tanggung jawab menyediakan ruang usaha yang layak sebagai bentuk penghargaan kepada pelaku UMKM.
“Walaupun omzet bertambah, kalau tempat jualannya tidak layak, itu kurang bermartabat. Kita ingin mereka punya ruang yang baik sehingga bisa menarik pelanggan baru,” jelasnya.
Baca Juga : Target Juni Tuntas, Penataan Kabel Udara di 5 Jalan Utama Lubuk Pakam Resmi Dimulai
Asri Ludin berharap keberadaan area UMKM dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru.
Baca Juga : Resmi Dilantik, 120 ASN Deli Serdang Diminta Segera Beradaptasi dan Tunjukkan Kinerja
“Yang paling kita harapkan adalah bertambahnya tenaga kerja. UMKM ini harus mampu menciptakan lapangan kerja baru. Inilah yang kita sebut sebagai penguatan ekonomi kreatif,” tambahnya.
Pembangunan pusat UMKM ini, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya Pemkab Deliserdang dalam membangun pusat ekonomi kreatif baru yang diharapkan menjadi magnet pertumbuhan ekonomi daerah.
Ke depan, kawasan tersebut dirancang menjadi pusat kuliner yang tertata, menarik, dan memiliki nilai estetika sehingga memberi kesan positif bagi pengunjung Kabupaten Deli Serdang.
Untuk kapasitas, UMKM central tersebut akan menampung sekitar 30 pelaku usaha. Prioritas diberikan kepada pedagang yang selama ini beraktivitas di sekitar kawasan tersebut, namun tetap terbuka bagi pelaku UMKM dari wilayah lain.
“Tujuan kami adalah menyiapkan ruang usaha bagi masyarakat agar mereka memiliki tempat untuk berkembang dan meningkatkan perekonomian,” pungkasnya.
(zie/nusantaraterkini.co)
