Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Desanya Hilang Diterjang Banjir, Warga Desa Sekumur Tetap Antusias Jalani Salat Tarawih

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Muhammad Alfi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, ACEH TAMIANG - Ratusan warga antusias ikuti ibadah pertama salat tarawih, di masjid yang ada di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (18/2/2026) malam.

Meskipun dalam keterbatasan, sejumlah warga yang hingga saat ini masih menetap di sejumlah posko pengungsian ini pun tetap khusuk menjalani ibadah salat tarawih.

Baca Juga : Dr Handi Risza: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Belum Sepenuhnya Terasa di Masyarakat

Ibadah salat tarawih ini sendiri, digelar dalam 23 rakaat yang dilakukan di Masjid Baitul Makmur yang merupakan satu-satunya Masjid yang ada di desa tersebut dan satu-satunya bangunan yang tersisa setelah diterpa banjir bandang pada 26 November 2025 lalu.

Baca Juga : Dave Laksono Apresiasi Kemkomdigi Lakukan Ini Selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H

Sofyan, yang merupakan Datok Penghulu (Kepala Desa) mengatakan, jika saat ini sejunlah warga begitu antusias menjalani ibadah salat tarawih ditengah keterbatasan yang ada pasca bencana banjir bandang yang terjadi.

"Meskipun masih banyak kendala dan keterbatasan, namun saat ini masyarakat tetap antusias menjalani ibadah salat tarawih di masjid yang tersisa aaat ini," ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga : 5 Amalan Bulan Ramadan yang Jarang Disadari, Nomor Empat Bikin Pahala Melejit!

Sambungnya, selain diikuti oleh kalangan dewasa, salat tarawih ini juga turut diikuti oleh sejumlah kalangan baik dari remaja hingga anak-anak.

Baca Juga : Bulan Penuh Berkah, Amalan yang Harus Dilakukan Selama Ramadan

Usai menggelar ibadah salat tarawih, warga desa pun turut melanjutkan kegiatan ibadah di Bulan Suci Ramadhan ini dengan kegiatan tadarus bersama.

"Setelah salat tarawih, kebiasaan kami di kampung ini lanjut menggelar tadarusan bersama. Dan ini, aka dilakukan hingga menjelang sahur pada pukul 04.00 pagi nanti," katanya Sofyan.

Baca Juga : Raih Kemenangan, Pelatih Malaysia Sebut Timnya Masih Banyak Kelemahan

Sementara itu, Desa Sekumur sendiri merupakan salah satu Desa yang paling parah terdampak banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca Juga : 2 Tahun Buron, Polisi Ringkus Pembunuh Pria di OKU Selatan 

Dimana, akibat banjir bandang yang terjadi, hampir seluruh rumah hunian warga desa hilang terseret derasnya arus banjir serta kayu gelondongan yang terbawa banjir.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)