Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Diduga Menu MBG Bermasalah, Siswa di Langkat Mual Usai Makan Ayam Semur dari SPPG

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Diduga Menu MBG Bermasalah, Siswa di Langkat Mual Usai Makan Ayam Semur dari SPPG. (Foto: tangkapan layar video viral)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, LANGKAT – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Langkat menuai sorotan. Sejumlah siswa dilaporkan mengalami mual dan sakit perut setelah mengonsumsi menu ayam semur yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Teluk Meku, Kecamatan Babalan.

Peristiwa ini mencuat setelah video yang diunggah akun Facebook @Jafar Drone viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat kondisi makanan yang diduga sudah tidak layak konsumsi karena mengeluarkan aroma tidak sedap.

Pemilik akun bahkan mendatangi SD Swasta Insaniyah Babalan untuk memastikan kondisi di lapangan. Ia menemukan sejumlah siswa mengeluhkan mual dan sakit perut usai menyantap makanan dari program MBG tersebut.

Baca Juga : Volume Angkutan BBM KAI Divre I Sumut Tembus 145 Ribu Ton pada Mei 2026

Diduga Menu MBG Bermasalah, Siswa di Langkat Mual Usai Makan Ayam Semur dari SPPG. (Foto: tangkapan layar video viral)

“Saya mendapati makanan yang dibagikan ke sekolah berbau dan tidak layak dimakan. Kami berharap pihak SPPG segera melakukan perbaikan. Ada siswa yang sudah mengalami mual,” ujarnya dalam video, Selasa (31/3/2026).

Tak hanya itu, saat mencoba mencicipi makanan tersebut, ia mengaku langsung muntah karena rasanya yang tidak wajar.

Seorang guru di SD Insaniyah Babalan, Nurhalimah, juga membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut menu ayam semur yang diterima memang memiliki bau menyengat sehingga membuat siswa ragu untuk mengonsumsinya.

Baca Juga : Sumut Targetkan Tanam 27 Hektare Mangrove Tahun Ini

“Kami sarankan kepada siswa, jika makanan berbau menyengat sebaiknya tidak dimakan,” ujarnya.

Menanggapi kejadian ini, Koordinator Wilayah SPPG Langkat, Ali Ihsan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan tim terkait, termasuk unsur TNI. Ia memastikan bahwa SPPG Teluk Meku sedang menyusun laporan khusus sebagai bentuk tindak lanjut.

“Satgas sudah meminta data yayasan dan penanggung jawab untuk klarifikasi. Saat ini laporan sedang disiapkan,” jelasnya.

Baca Juga : Pemprov Sumut dan Pemko Tanjungbalai Patroli Daerah Perbatasan, Jaga Pintu Masuk dari Ancaman Narkoba

Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat program MBG seharusnya mendukung kesehatan dan pemenuhan gizi siswa, bukan sebaliknya.

(Dra/nusantaraterkini.co).