Nusantaraterkini.co, DELISERDANG - Proyek pemagaran Pasar Gambir hingga kini masih belum mampu dikerjakan oleh pemerintah Kabupaten Deliserdang khususnya Kecamatan Percutseituan.
Drama yang ditunjukkan pemerintah, terkesan hanya menghabiskan anggaran dalam proses penerbitan.
Baca Juga : Pemerintah Hingga Aparat Terkesan Tutup Mata, Pasar Gambir Masih Jadi Polemik
KP menuturkan belum terlaksana proses pemagaran dari program pemerintah disinyalir adanya upeti atau setoran.
Baca Juga : Kehilangan Nyawa Karena Kemacetan, Warga Minta Pemerintah Serius Atasi Polemik Pasar Gambir
"Kalau kita lihat apa yang dilakukan pemerintah terkesan sengaja untuk menghabiskan anggaran dan supaya nampak kerja. Karena saya juga mendapat informasi adanya aliran dana atau pungli soal penempatan lapak jualan," bebernya.
Kalau memang ini benar, harusnya ada pidana di sini, beber KP.
Baca Juga : Raja Panjaitan jadi Ketua Pemagar: Menjadi Suatu Wadah Kebermanfaatan Terhadap Masyarakat
Pihak kepolisian harusnya bisa mengambil tindakan tegas terkait problematika pasar Gambir, apalagi adanya dugaan pungli atau setoran.
Baca Juga : Raih Kemenangan, Pelatih Malaysia Sebut Timnya Masih Banyak Kelemahan
"Kalau memang benar penyebab gagalnya penertiban karena pungli. Polisi harus menangkap oknum-oknum yang terlibat. Kita sudah mengantongi siapa saja yang menerima setoran bahkan foto kwitansi kita pun punya. Polisi diminta jangan tinggal diam. Ini pidana loh," tegasnya.
KP menduga apa yang menjadi akar masalah proses pemagaran ini merupakan adanya setoran ke atas.
Baca Juga : 2 Tahun Buron, Polisi Ringkus Pembunuh Pria di OKU Selatan
"Kalau namanya dapat setoran pasti kerja pun gak becus. Lantaran takut kehilangan pendapatan haram. Ini gak bisa didiamkan, karena merugikan banyak pihak, terutama masyarakat," katanya.
KP meminta pihak kepolisian khususnya Saber pungli bisa menyelidiki dugaan pungli yang patut diduga sampai ke oknum-oknum pejabat di Deliserdang.
"Tim Saber pungli harus gerak cepat. Kita sebagai masyarakat siap bantu jika diperlukan. Karena pungli ini yang patut diduga menjadi sumber gagalnya program pemagaran Pasar Gambir," pungkasnya.
(*/Nusantaraterkini.co)
