Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

DPR Desak Pemerintah Mitigasi Dampak Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi dan Elpiji

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sartono Hutomo di sela-sela Kunker Komisi XII DPR. (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi XII DPR RI, Sartono Hutomo meminta pemerintah segera menyiapkan langkah mitigasi yang tepat dan terukur guna mengantisipasi dampak tidak langsung dari penyesuaian harga BBM nonsubsidi serta gas elpiji ukuran 12 kg dan 5,5 kg.

Menurutnya, meskipun kebijakan ini menyasar kelompok menengah ke atas, potensi dampak lanjutan terhadap daya beli masyarakat tetap harus diwaspadai. Oleh karena itu, pemerintah didorong memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Baca Juga : Harga BBM Nonsubsidi Resmi Naik Mulai Hari Ini

“Pemerintah harus memastikan tidak terjadi kenaikan harga berlebihan di pasar serta menjaga harga tetap sesuai nilai keekonomian yang wajar,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Ia juga menekankan pentingnya percepatan pengembangan energi alternatif sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil, sekaligus meredam dampak fluktuasi harga global.

Selain itu, Sartono mengingatkan agar pemerintah mengedepankan transparansi dalam penentuan harga BBM nonsubsidi dan elpiji, serta menjaga ketersediaan pasokan, termasuk untuk BBM dan elpiji subsidi.

“Komunikasi publik yang jelas sangat penting agar masyarakat memahami bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan fiskal dan stabilitas energi nasional,” jelasnya.

Sartono optimistis, jika langkah mitigasi dilakukan secara tepat, dampak kenaikan harga energi terhadap daya beli masyarakat dapat ditekan dan tidak berkembang menjadi tekanan ekonomi yang lebih luas.

Ia menegaskan, kunci menjaga daya beli bukan semata pada kebijakan harga, melainkan pada kemampuan pemerintah dalam mengelola dampaknya secara efektif serta memastikan keberpihakan kepada masyarakat rentan.

Meski demikian, Sartono menyatakan memahami keputusan pemerintah melakukan penyesuaian harga, mengingat BBM nonsubsidi dan elpiji 12 kg serta 5,5 kg memang diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke atas, serta dipengaruhi oleh dinamika harga energi di pasar global.

(LS/Nusantaraterkini.co)