Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Fakta Baru Saat Rekonstruksi Pembakaran Rumah Wartawan di Karo, Polisi: Tercatat Dalam BAP

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Ari
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Rekonstruksi pembakaran rumah wartawan di Karo. (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembakaran rumah wartawan di Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (19/7/2024) kemarin.

Dalam rekonstruksi yang berlangsung sebanyak 57 adegan tersebut, muncul fakta baru yakni disebut adanya pertemuan antara oknum anggota TNI Yonif 125/Simbisa Koptu HB pada Senin (24/6/2024) malam di sebuah warung.

Baca Juga : Kinerja Satreskrim Polres Binjai Disorot, Penangan Kasus Penganiayaan Oknum Polisi Diduga Ada Kejanggalan

Dalam pertemuan yang masuk dalam reka adegan pertama itu disebut kalau Koptu HB meminta tersangka B alias Bulang untuk menemui korban Rico Sempurna Pasaribu (47) diduga terkait postingan di Facebook milik korban.

Baca Juga : Ops Antik Toba 2026: Polres Padangsidimpuan Tangkap 16 Tersangka Narkoba

Usai rekonstruksi, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyampaikan kalau seluruh reka adegan ini menjadi catatan penyidik.

"Jadi sekali lagi, dari TKP 1 sampai TKP 6 jadi catatan tersendiri penyidik," ujarnya.

Baca Juga : Gubernur Bobby Nasution Instruksikan Percepatan Pembangunan Tanggul Sungai Badiri di Tapteng

Terkait fakta baru yang muncul dalam proses rekonstruksi ini, Hadi mengatakan kalau semuanya tercantum dalam BAP.

Baca Juga : Percepat Rekonstruksi, Pemprov Sumut Sinkronkan dan Perbarui Lima Sektor Prioritas Pascabencana

"Kita tunggu proses ini berjalan hingga nanti ke tahap persidangan. Semuanya tercantum dalam berita acara," tandasnya.

Diketahui, kebakaran melanda rumah milik seorang wartawan di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Kamis (27/6/2024) dinihari. 

Baca Juga : Mahasiswa Papua di Medan Gelar Protes Pembakaran Mahkota Cenderawasih oleh BBKSDA

Kebakaran ini merenggut 4 orang korban meninggal dunia. Keempat korban masing-masing bernama Sempurna Pasaribu (47), istrinya Efrida Boru Ginting (48), anaknya, Sudi Inveseti Pasaribu (12) dan cucunya Lowi Situngkir (3). 

Baca Juga : KAI Sumut Larang Masyarakat Buang atau Bakar Sampah di Rel Kereta Api

Di balik kebakaran maut ini, muncul isu janggal karena korban almarhum Sempurna Pasaribu menyoroti dugaan perjudian di Kabanjahe yang diduga melibatkan oknum aparat.

Polda Sumut yang menyelidiki kasus ini kemudian menangkap 3 orang tersangka, namun dalang pembakaran dan motifnya masih belum terungkap.

(Cw5/Nusantaraterkini.co)