Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Finding Your Spark Through Service: Refleksi Film “Soul” bersama AIESEC in USU

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Foto bersama AIESEC in USU. (Foto: dok istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Oleh: Farah Ramiza Alya

DALAM film animasi Soul (2020) karya Pixar, kita diajak mengikuti perjalanan Joe Gardner, seorang guru musik yang begitu terobsesi mengejar mimpinya menjadi musisi jazz profesional.

Baca Juga : Kemnaker–Kemenekraf Perkuat Sinergi Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Ekonomi Kreatif

Namun, ketika hidupnya tiba-tiba terhenti sebelum ia sempat “berhasil”, ia justru menemukan bahwa makna sejati hidup tidak hanya soal pencapaian besar, tapi tentang menemukan kebahagiaan dalam memberi dan berbagi dengan orang lain.

Baca Juga : Sinopsis film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV

Pesan ini sejalan dengan nilai yang dipegang oleh AIESEC in USU melalui program Global Volunteer, sebuah pengalaman yang mengajak anak muda keluar dari zona nyaman, menjelajah dunia, dan berkontribusi langsung bagi komunitas global.

Dalam film Soul, karakter 22, jiwa muda yang menolak turun ke bumi, akhirnya belajar bahwa “spark” bukan tentang karier, tapi tentang pengalaman hidup yang membuat kita merasa hidup.

Baca Juga : Bahayakan Pengendara, Lubang ‘Maut’ di Kawasan Jamin Ginting Dekat Kampus USU Medan tak Kunjung Diperbaiki

Begitu pula dengan peserta Global Volunteer. Mereka menemukan makna baru bukan karena prestise atau sertifikat, tetapi karena pengalaman kecil yang membuka mata: membantu anak-anak belajar bahasa, menanam pohon bersama warga lokal, atau sekadar mendengarkan cerita orang dari budaya yang berbeda.

Baca Juga : Gandeng Narasi dan Kedubes Australia, USU Gelar KGSI 2026 Dorong Inovasi Sosial Mahasiswa

Seperti Joe Gardner, para volunteer juga sering menyadari bahwa hidup bukan hanya tentang “mengejar panggung besar”, tapi tentang bagaimana kita bisa memberikan dampak nyata dimanapun kita berada.

AIESEC in USU percaya bahwa setiap anak muda memiliki spark yang bisa mengubah dunia. Melalui program Global Volunteer, mahasiswa USU berkesempatan menjalani proyek sosial internasional selama 6–8 minggu di berbagai negara.

Di sana, mereka tak hanya bekerja untuk masyarakat lokal, tapi juga belajar memahami nilai kemanusiaan, empati, dan keanekaragaman budaya.

Bagi banyak peserta, pengalaman ini menjadi titik balik kehidupan, layaknya Joe Gardner yang akhirnya melihat dunia dengan cara baru. Mereka pulang bukan hanya dengan cerita, tapi juga dengan perspektif baru tentang hidup, diri sendiri, dan makna memberi.

Soul mengajarkan bahwa hidup bukan sekedar tentang menemukan satu tujuan besar, tetapi tentang menghargai perjalanan kecil yang membuat kita merasa hidup. Begitu pula Global Volunteer, bukan hanya tentang ke luar negeri, tetapi tentang perjalanan menemukan diri dan makna memberi.

Bagi kamu yang sedang mencari “spark” dalam hidupmu, mungkin jawabannya bukan di layar film, tapi di dunia nyata, di tempat di mana kamu bisa learn, grow, and give back bersama Global Volunteer. (*)

Penulis adalah Mahasiswa USU