Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Golkar-Gerindra Sodorkan Duet Bobby-Surya di Pilkada Sumut 2024, PKB Ngotot Harus Perempuan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Jazilul Fawaid. (Foto: Luki Setiawan/Nusantaraterkini.co)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tetap ngotot jika pendamping dari Bobby Nasution di Pilkada Sumatera Utara (Sumut) 2024 harus dari perempuan.

Hal ini direspon Waketum PKB Jazilul Fawaid menyikapi Partai Golkar dan Partai Gerindra yang sepakat menduetkan Bobby Nasution dengan Surya di Pilgub Sumut 2024, di tengah usulan PKB yang menyodorkan nama Nagita Slavina.

Baca Juga : SAMSAT Malam Minggu Diserbu Warga, Pemkab Pasbar Dorong Kepatuhan Pajak Kendaraan

"Ya enggak ada masalah bagi PKB. Yang jelas PKB mengusulkan kalau bisa tokoh perempuan gitu," ujarnya, Kamis (18/7/2024).

Baca Juga : Eka Widodo: Putusan MK Soal Kuota Caleg Perempuan Perkuat Demokrasi

Jika keterwakilan perempuan tak mengambil tempat sebagai Cawagub Sumut, menurut Jazilul, parpol di Sumut termasuk PKB gagal mengkader perempuan.

"Berarti partai-partai di Sumatera Utara termasuk di PKB gagal untuk mengkader perempuan gitu," katanya.

Baca Juga : Ini Alasan Bobby Nasution tak Hadiri Penetapan Dirinya sebagai Calon Gubernur Sumut Terpilih

Kendati demikian, Jazilul tak menutup pintu bagi pasangan Bobby-Surya. Persoalan Cawagub, kata dia, akan diputuskan bersama sama setelah parpol koalisi duduk bersama.

Baca Juga : MK Tolak Gugatan Hasil Perselisihan Pemilihan Calon Gubernur Sumut dan Walikota Medan

"Setelah duduk bersama lah (soal Cawagub)," ucapnya.

"PKB intinya ingin wakilnya perempuan gitu. Kalau Pak Surya yang dimaksudkan, Pak Surya kan laki-laki, siapa tahu di tengah jalan ada juga yang usul kader perempuan di luar Mbak Nagita, tokoh di partai masih Sumatera Utara," pungkasnya.

Baca Juga : Klaim Ditawari Posisi Cawagub oleh KIM di Pilkada Jakarta, Pakar: PKS Punya Posisi Strategis

(cw1/nusantaraterkini.co)