Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gubernur Sumut Bobby Nasution Keluarkan Rekomendasi Penutupan PT Toba Pulp Lestari Setelah Rapat Maraton

Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gubernur Sumut Bobby Nasution, saat diwawancara usai pertemuan terkait PT TPL, di Kantor Gubsu, Senin (24/11/2025).(foto:istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co,MEDAN-Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan komitmennya untuk segera mengeluarkan surat rekomendasi resmi kepada  pusat terkait penutupan operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL) di Kabupaten Toba. Keputusan ini diambil setelah Gubernur Bobby menggelar rapat maraton selama hampir dua jam di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, pada Senin (24/11/2025).

Pertemuan penting ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis, Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan, dan perwakilan Masyarakat Adat.

Baca Juga : Masyarakat Adat Minta Tutup TPL, Bobby:Ini  Dua Hal Yang Direkomendasikan ke Presiden  

​Setelah rapat yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, Bobby Nasution menyatakan kesimpulan akhir diskusi tersebut. "Yang pasti kesimpulannya disampaikan, kami dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan mengeluarkan surat rekomendasi (tutup TPL) kepada pemerintah pusat," kata Bobby saat diwawancarai wartawan.

Pernyataan ini menjadi respons cepat atas konflik berkepanjangan yang melibatkan perusahaan bubur kertas tersebut dengan masyarakat adat dan korban di 12 kabupaten di Sumatera Utara.

Lebih lanjut, Bobby menjelaskan bahwa surat rekomendasi penutupan TPL nantinya bukan merupakan keputusan sepihak, melainkan hasil diskusi komprehensif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Sekber, Pemerintah Kabupaten, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ia menekankan perlunya pertimbangan yang matang dan menyeluruh dalam menyusun isi rekomendasi. "Ini harus sama-sama kami sepakati. Saya bilang tadi, kalau persoalan tutup, kami hanya boleh merekomendasikan, termasuk pandangan-pandangan bagaimana dengan tenaga kerja di sana, ada solusinya juga," tutur Bobby, menyoroti aspek ketenagakerjaan yang mencakup sekitar 11.000 pekerja TPL.

Baca Juga : Ribuan Massa Demo di Kantor Gubsu, PMKRI Cabang Medan Desak Bobby Tutup TPL
Ia menambahkan bahwa rekomendasi tersebut harus mencakup pandangan jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek untuk memastikan solusi yang adil.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari demonstrasi besar-besaran yang terjadi dua pekan sebelumnya, tepatnya Senin (10/11/2025). Ribuan korban konflik dari berbagai kabupaten, seperti Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Samosir, Simalungun, dan Dairi, mendatangi Kantor Gubernur Sumut.

Dalam aksi yang diwarnai dengan alat peraga budaya seperti gondang Batak dan ulos, massa secara tegas membawa tuntutan "Selamatkan Tanah Batak. Tutup TPL".

(Emn/Nusantaraterkini.co)