nusantaraterkini.co, ASAHAN - Seorang guru les renang wanita terlibat cekcok dengan seorang pelatih pria. Keributan antara keduanya pun viral usai seseorang yang berada di kolam renang merekam video cekcok antara sesama guru renang itu.
Dalam video viral berdurasi 37 detik yang di lihat di akun facebook milik guntur, Senin (5/8/2024), terlihat seorang wanita berpakaian renang tengah cekcok dengan pria yang mengenakan celana pendek hitam di pinggir kolam renang.
Sesekali, tampak sang pria menendang wanita tersebut. Tidak terima dengan perlakuan sang pria, wanita tersebut coba membalas. Beberapa orang yang terlihat di sana coba melerai keduanya.
Baca Juga : Viral! Pedagang Rujak di Kebon Jeruk Digerebek Warga, Diduga Lakukan Pelecehan Siswi SD
Meski coba dilerai, namun sang pria terus berusaha mendekat dan menendang wanita tersebut hingga akhirnya wanita itu terkena tendangan dan tercebur ke dalam kolam.
Berdasarkan informasi, wanita yang ditendang tersebut sempat pingsan saat jatuh ke kolam. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di kolam renang Sabty Garden di Jalan Diponegoro, Kisaran, Kabupaten Asahan pada Sabtu (3/8/2024) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.
Sementara itu, Sekretaris Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Asahan, Agus Salim membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya pun menyayangkan peristiwa memalukan tersebut sampai terjadi dan dilakukan di hadapan anak-anak siswa yang sedang latihan renang.
Baca Juga : Blue Night Kembali Beroperasi Pascaizin Dicabut dan Disegel, Warga Pertanyakan Pengawasan Pemkab Langkat
"Kita sangat prihatin dan sangat menyayangkan kenapa peristiwa ini bisa terjadi. Kalau ada perselihan antarpelatih harusnya diselesaikan di luar bukan dengan kekerasan seperti itu," ujarnya dikutip detik, Senin (5/8/2024).
Pihaknya mengaku mengetahui identitas kedua pelatih renang tersebut. Ia berharap kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Terkait ini kami harapkan, mudah-mudahan segera bisa diselesaikan dengan jalan yang terbaik untuk keduanya apalagi mereka merupakan sama-sama satu profesi," ujarnya.
(Dra/nusantaraterkini.co)
