Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Harga Emas Spot Tetap Stabil di Angka US$2.636,35 Per Ons Troi

Editor :  Team
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
harga emas spot tetap stabil seiring investor mencerna berbagai data ekonomi yang dirilis sehari sebelumnya. 
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Kamis (28/11/2024) harga emas spot tetap stabil seiring investor mencerna berbagai data ekonomi yang dirilis sehari sebelumnya. 

BACA: Bursa Asia Pasifik Dibuka Bervariasi Setelah reli Wall Street Terhenti Meski Data Inflasi Amerika Serikat Sesuai dengan Ekspektasi

Sementera itu, juga menilai kemungkinan perang tarif akibat kebijakan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Baca Juga : BPS Catat Inflasi Bulanan Sumatera Selatan Mei 2026 Naik 0,61 Persen

Berdasarkan data yang dilansir dari Reuters, harga emas spot tercatat stabil di angka US$2.636,35 per ons troi pada pukul 07.13 WIB. 

Sementara itu, harga emas berjangka AS turun 0,1% menjadi $2.635,90.

BACA: Harga Bitcoin Naik 4,12% Level US$ 96.090,91 Berpotensi Terus Naik Hingga ke Level US$100.000 

Baca Juga : Harga Emas Antam Hari Ini 28 Mei 2026: Turun Rp31 Ribu ke Rp2.754.000 per Gram

Sejumlah data ekonomi yang dirilis pada Rabu (27/11) menjadi sorotan, termasuk indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) yang naik 0,2% secara bulanan dan 2,3% secara tahunan, sesuai dengan ekspektasi. 

Produk domestik bruto (PDB) AS untuk kuartal ketiga tetap berada di angka 2,8%, meskipun ada revisi turun pada belanja konsumen. 

BACA: Kurs Rupiah Berhasil Rebound Bertengger di Level Rp 15.935 Per Dolar AS

Baca Juga : Darmadi Durianto Soroti Rencana BUMN Ekspor: Jangan Sampai Jadi Hambatan Baru Perdagangan Nasional

Di sisi lain, The Fed menghadapi tantangan dalam menurunkan inflasi ke target 2%. Kebijakan tarif yang lebih tinggi di bawah pemerintahan Trump yang akan datang diperkirakan dapat membatasi ruang gerak The Fed untuk memangkas suku bunga pada tahun depan. 

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum memperingatkan kemungkinan tindakan balasan jika Trump menerapkan tarif 25%, dengan menyebut risiko hilangnya lapangan kerja di AS dan kenaikan harga bagi konsumen. 

BACA: IHSG Melorot 38,083 Poin ke Level 7.207,805 di Perdagangan Pagi

Baca Juga : DPR Optimistis Ekonomi 2027 Membaik, Saan Mustofa: Rupiah akan Menguat

Emas sering dianggap sebagai aset investasi aman selama periode ketidakpastian ekonomi atau geopolitik, termasuk dalam situasi perang dagang. 

Menurut alat prediksi suku bunga CME Group's FedWatch Tool, pasar memperkirakan peluang sebesar 64,7% untuk pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh The Fed pada bulan Desember. 

Perdagangan diperkirakan akan sepi pada hari Kamis karena pasar AS tutup untuk libur Thanksgiving. 

Baca Juga : Trump Sebut Netanyahu “Gila”, Telepon Panas Picu Ketegangan AS-Israel soal Konflik Lebanon

SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa dan didukung oleh emas terbesar di dunia, melaporkan bahwa kepemilikannya turun 0,10% menjadi 878,55 ton pada Rabu. 

Harga logam lainnya pada perdagangan pagi ini: perak spot stabil di US$30,10 per ons troi, platinum naik 0,3% menjadi US$929,43, dan paladium naik 0,4% ke angka US$975,78. 

(nusantaraterkini.co/win)

Baca Juga : Rupiah Tertekan ke Rp17.885 per Dolar AS, Geopolitik dan Tarif Trump Jadi Pemicu Utama