Nusantaraterkini.co, New York - Pada perdagangan Selasa (7/1/2025) harga emas terkoreksi di mana harga emas untuk pengiriman Februari 2025 di Commodity Exchange ada di US$ 2.644,40 per ons troi, turun 0,11% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 2.647,40 per ons troi.
Harga emas turun lantaran para pedagang mempertimbangkan risiko perdagangan global di bawah pemerintahan Trump ke depan.
BACA: Harga Emas Spot Terkoreksi 0,11% Berada di US$ 2.651,80 Per Ons Troi di Perdagangan Awal Pekan Ini
Baca Juga : Harga Emas Spot Terkoreksi 0,11% Berada di US$ 2.651,80 Per Ons Troi di Perdagangan Awal Pekan Ini
Berdasarkan data yang dilansir dari Bloomberg, sebelumnya, Presiden terpilih AS Donald Trump membantah laporan bahwa ia mungkin akan memoderasi rencana pengenaan tarif secara menyeluruh.
Harga emas melonjak 27% pada tahun lalu, dan mencetak rekor tertingginya sebagian didorong oleh pelonggaran moneter AS.
Baca Juga : Harga Emas Turun Melemah Tipis ke Level US$ 2.623,46 Per Ons Troi di Awal Perdagangan Perdana Tahun 2025
Meski begitu, reli harga emas kehilangan momentum setelah kemenangan Trump dalam pemilihan umum AS mengerek dolar AS
Pasalnya, penguatan dolar AS membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain.
Baca Juga : BPS Catat Inflasi Bulanan Sumatera Selatan Mei 2026 Naik 0,61 Persen
Kini investor mencermati peluang kenaikan harga emas tahun ini. Goldman Sachs Group Inc menargetkan harga emas bisa menyentuh US$ 3.000 per ons troi hingga pertengahan tahun 2026, karena ekspektasi berkurangnya pemangkasan suku bunga Federal Reserve.(kontan)
