Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Hasil Survei: Elektabilitas Prabowo Mengalami Kenaikan Sejak November

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Prabowo Subianto. (Foto: Instagram)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Hasil Survei: Elektabilitas Prabowo Mengalami Kenaikan Sejak November 

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Hasil Survei Poltracking Indonesia menempatkan elektabilitas dari Calon Presiden (Capres) nomor urut dua, Prabowo Subianto mengalami kenaikan dalam satu bulan terakhir.

Baca Juga : Pramono-Rano Optimistis Menang Satu Putaran di Pilkada Jakarta

Sedangkan capres dengan nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan capres dengan nomor urut satu Anies Baswedan disebut mengalami penurunan.

Baca Juga : Artis Harus Manfaatkan Momentum Politik dan Pertahankan Orisinalitas jika Maju di Pilkada

Elektabilitas Prabowo Subianto memang sempat menurun pada awal tahun 2023. Tetapi setelah itu elektabilitas Prabowo terus mengalami kenaikan dari November ke Desember 2023 sebesar 5 persen.

Kemudian Anies Baswedan, Anies yang mengalami fluktuatif yang sempat naik di akhir 2022 dan turun pada pertengahan 2023, kembali naik pada September 2023 dan kini mengalami sedikit penurunan dari November ke Desember 2023 sebesar 1,3 persen.

Baca Juga : Survei Populasi, 59 Ekor Macan Tutul Salju Tercatat di Huangnan Qinghai

Sedangkan Ganjar Pranowo yang sempat turun di pertengahan tahun 2023, kembali naik di Juli dan September 2023, namun kembali mengalami penurunan dari November ke Desember 2023 sebesar 2,8 persen.

Baca Juga : Bukan dari APBD, Biaya Survei Gubernur Sumut ke Proyek Jalan Sipiongot Paluta Didanai Oleh Pengusaha

Diketahui, Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei nasional dengan pengambilan data lapangan pada 29 November-5 Desember dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. 

Sampel pada survei ini adalah 1.220 responden dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Baca Juga : GREAT Institute: 'State-Driven Economy' Strategi Prabowo Atasi Ketimpangan dan Ketergantungan Global

Klaster survei menjangkau 34 provinsi seluruh Indonesia secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024, sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih. 

Baca Juga : Kasus Korupsi BGN, Pakar: Bisa Jadi Pintu Masuk Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan teknologi aplikasi terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih.

(mr6/nusantaraterkini.co)