Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Sebuah video yang memperlihatkan baling-baling pesawat Wings Air diikat menggunakan kabel ties mendadak viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi publik terkait aspek keselamatan penerbangan.
Video tersebut direkam oleh seorang warga negara asing (WNA) yang menjadi penumpang pesawat. Dalam rekaman yang beredar, kamera ponsel diarahkan ke salah satu bilah baling-baling pesawat sambil menampilkan tulisan yang menyebut adanya kabel ties pada komponen tersebut.
"That's a cable tie holding the prop," tulis perekam video yang kemudian ramai dibagikan di berbagai platform media sosial seperti dikutip dari kumparan, Minggu (31/5/2026).
Baca Juga : Imigrasi Ungkap Sindikat Love Scamming di Semarang, Empat WN China dan 2 WNI Diamankan
Berdasarkan informasi yang beredar, pesawat dalam video tersebut merupakan ATR 72-600 milik Wings Air dengan nomor registrasi PK-WJJ. Rekaman disebut diambil di salah satu bandara di Bali, meski tujuan penerbangan pesawat itu belum diketahui secara pasti.
Menanggapi viralnya video tersebut, pihak Lion Air Group memberikan klarifikasi terkait kondisi pesawat yang menjadi sorotan publik.
Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan bahwa komponen yang terlihat diikat bukanlah bagian utama baling-baling dan tidak menunjukkan adanya kerusakan pada pesawat.
Baca Juga : Modus Dukun Gadungan, Lansia di Samosir Kehilangan Uang dan Emas Rp248 Juta, Pelaku Ternyata Teman Sendiri
Menurutnya, kabel ties digunakan untuk mengamankan sementara lapisan pelindung atau deicer yang mengalami sedikit perubahan posisi. Komponen deicer berfungsi melindungi baling-baling dalam kondisi operasional tertentu dan tidak berpengaruh terhadap sistem penghasil daya dorong pesawat.
Danang menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari prosedur perawatan resmi yang telah diatur oleh pabrikan pesawat melalui Aircraft Maintenance Manual (AMM).
"Pemasangan dilakukan oleh teknisi berlisensi sesuai prosedur yang berlaku. Setelah itu dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan seluruh sistem bekerja normal dan tidak mengganggu kinerja baling-baling maupun komponen pesawat lainnya," jelasnya.
Baca Juga : Gempa Magnitudo 4.3 Guncang Bener Meriah, Getaran Terasa hingga Takengon
Ia menambahkan, meskipun kabel ties umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari, penggunaannya di industri penerbangan juga dikenal sebagai bagian dari metode perawatan tertentu yang telah mendapat persetujuan teknis dari pabrikan.
Lebih lanjut, Wings Air menegaskan bahwa aspek keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama perusahaan. Seluruh armada menjalani program perawatan berkala sesuai standar regulator, pabrikan, serta ketentuan industri penerbangan internasional.
Selain perawatan rutin, pesawat juga wajib melewati inspeksi sebelum keberangkatan, saat transit, dan pada berbagai tahapan operasional lainnya guna memastikan kondisi tetap laik terbang.
Baca Juga : Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Dini Hari di Medan Tembung, Empat Pemuda Diamankan
Saat ini, pesawat ATR 72-600 yang videonya viral tersebut masih menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai bagian dari proses verifikasi teknis.
"Pihak maskapai tidak akan mengoperasikan pesawat yang belum memenuhi seluruh persyaratan keselamatan, keamanan, dan kelayakan udara. Setiap keputusan penerbangan didasarkan pada hasil pemeriksaan teknis yang menyeluruh oleh personel berwenang," tutup Danang.
(Dra/nisantaraterkini.co).
Baca Juga : Makan Telur Setiap Hari, Aman atau Berisiko? Simak Manfaat, Efek Samping, dan Batas Konsumsi Ideal

