Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memastikan akan memberikan pelayanan penuh berupa bantuan logistik harian hingga tempat tinggal bagi keluarga korban kecelakaan maut bus ALS yang sedang menunggu proses identifikasi di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.
Langkah ini diambil oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru, untuk meringankan beban keluarga yang mayoritas berasal dari luar daerah seperti Sumatera Utara dan Jawa Tengah agar tetap mendapatkan fasilitas layak selama proses pencocokan data tim forensik berlangsung.
Baca Juga : Realisasi Belanja Negara di Sumsel Tembus Rp12,61 Triliun hingga April 2026
"Keluarga korban akan dibantu Pemprov Sumsel untuk kebutuhan makan, minum, hingga tempat tinggal selama proses identifikasi berlangsung. Kita ingin mereka fokus pada keluarga tanpa harus terbebani masalah biaya selama di Palembang," ujar Deru saat diwawancarai, Kamis (7/5/2026).
Baca Juga : Buntut Kasus Fee Proyek, Herman Deru Bakal Nonaktifkan Iwan Tuaji dari Partai Nasdem
Deru menegaskan jika kehadiran negara sangat penting dalam menjamin kebutuhan harian keluarga yang tengah mendampingi proses identifikasi medis maupun jenazah.
Selain bantuan logistik, pihaknya juga menaruh perhatian besar pada tingkat akurasi proses identifikasi guna memastikan tidak terjadi kesalahan prosedur saat penyerahan jenazah kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka masing-masing.
Baca Juga : Proses Identifikasi Rampung, 4 Sisa Jasad Korban Bus ALS Diserahkan ke Keluarga
"Proses identifikasi ini sangat penting. Kita ingin memastikan jenazah yang dibawa pulang benar-benar sesuai dengan identitasnya. Selama menunggu itu, kita jamin seluruh kebutuhannya," katanya.
Baca Juga : Tiga Jenazah Korban Bus ALS Belum Teridentifikasi, Masih Tunggu DNA Keluarga
Hingga saat ini, Pemprov Sumsel telah menyiapkan skema bantuan khusus mengingat jarak tempuh keluarga korban yang cukup jauh menuju Palembang.
Melalui bantuan ini, diharapkan seluruh kebutuhan dasar keluarga korban dapat terpenuhi secara maksimal hingga identitas jenazah benar-benar terverifikasi secara saintifik oleh tim forensik.
Baca Juga : Raih Kemenangan, Pelatih Malaysia Sebut Timnya Masih Banyak Kelemahan
"Keluarga korban akan dibantu Pemprov Sumsel untuk kebutuhan makan, minum, hingga tempat tinggal selama proses identifikasi berlangsung," ucap dia.
Baca Juga : 2 Tahun Buron, Polisi Ringkus Pembunuh Pria di OKU Selatan
(Tia/Nusantaraterkini.co)
