Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Hinasumba Masakan Otentik Khas Simalungun, Kuliner yang Dimasak dengan Air Sikam

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  JAS
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Hinasumba Masakan Otentik Khas Simalungun, Kuliner yang Dimasak dengan Air Sikam
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, Simalungun -Hinasumba merupakan makanan khas Simalungun yang otentik dan unik karna dimasak menggunakan air sikam. 

Makanan Hinasumba biasanya disajikan diacara adat, syukuran, pernikahan dan lainya yang dianggap penting dan memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Simalungun.

BACA JUGA: Kenaikan Harga Bahan Pangan di Bulan Ramadan, Warga: Semua Serba Mahal

 

Kuliner yang satu ini berbeda dengan makanan yang lainnya karena diolah tanpa di masak seperti makanan pada umunya, melainkan diolah dengan air sikam sehingga membuat makanan ini enak, lezat dan tentunya memberikan cita rasa yang unik.

Proses pengolahan sikam yakni dengan memeras daging sikam sehingga airnya keluar, lalu dicampurkan ayam yang sudah di panggang dan bumbu-bumbu pelengkapnya seperti cabe, beras gonseng, lada hitam, sere, kelapa sangrai, lengkuas, air sikam, kelapa muda parut, ayam kampung dan garam. 

Setelah pengadukan Hanisumba sudah dikatakan masak lalu ayam yang potong-potong diatur diatas piring untuk disajikan.

Untuk proses pembuatan Hinasumba tidak mudah karena proses yang panjang, membutuhkan keterampilan khusus untuk membuatnya dan bahan baku yang sulit di dapatkan seperti sikam yang sudah jarang ditemukan.

Bou Sidauruk salah satu yang membuat Haisumba, ia mengatakan bahwa proses pengolahan dan pembuatannya memakan waktu panjang dan membutuhkan keterampilan khusus.

"Proses pembuatan makanan Haisumba khas Simalungun membutuhkan proses yang panjang sehingga berjam- jam dan harus orang yang memiliki keterampilan membuatnya. pembuatannya cukup sulit dan membutuhkan keuletan agar mendapatkan rasa yang lezat dan nikmat", ujarnya,senin(03/03/25).

Sidauruk juga menjelaskan bahwa Hinasumba di buat biasanya untuk acara adat, perkawinan, syukuran dan acara yang penting di suku Simalungun.

"Dalam adat budaya Simalungun Hinasumba merupakan makanan khas yang wajib ada ketika acara-acara tertentu seperti adat, pernikahan, syukuran dan acara lainya yang dianggap penting. Pemberian Nihasuma sering diartikan merupakan simbol doa, harapan, restu dan kelancaran menjalankan kehidupan maupun dalam perjalanan diperantauan", jelasnya.

BACA JUGA: Bulan Ramadan Harga Bahan Pangan Alami Kenaikan, Pasar Raya MMTC Sepi Pengunjung

Ia juga mengatakan bahwa Nihasumba merupakan makanan khas Simalungun yang harus tetap kita jaga dan lestarikan.

"Masakan khas Simalungun sepatutnya kita jaga dan lestarikan agar nantinya tetap dapat di ketahui, dirasakan dan tetap di laksanakan cucu-cucu generasi penerus dalam adat dan budaya agar tidak punah akibat perkembangan zaman," tutupnya.

(cw8/Nusantaraterkini.co)