Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Hong Kong Posisi 3 Besar dalam Daya Saing Global

Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Foto yang diabadikan pada 12 Mei 2025 ini menunjukkan pemandangan malam hari di Hong Kong, China selatan. (Xinhua/Chen Duo)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, HONGKONG - Hong Kong naik dua peringkat ke posisi ketiga dalam Buku Tahunan Daya Saing Dunia (World Competitiveness Yearbook) 2025 yang dipublikasikan pada Selasa (17/6/2025) oleh Institut Pengembangan Manajemen Internasional (International Institute for Management Development) yang berbasis di Swiss, menandai kembalinya kota ini ke peringkat tiga besar untuk kali pertama sejak 2019.

Baca Juga: Komisi XIII Desak Komnas HAM Usut Kasus Anak Meninggal Usai Ditolak Rawat Inap di RSUD Embung Fatimah

Saat berbicara sebelum pertemuan dewan eksekutif pada Selasa, John Lee, kepala eksekutif Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong, China, mengatakan bahwa Hong Kong berada di peringkat ketiga secara global dalam hal daya saing, yang menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah SAR Hong Kong membuahkan hasil.

Lee mengatakan bahwa daya saing Hong Kong telah meningkat secara signifikan, dengan total skor 99,2, naik 7,7 poin, yang merupakan peningkatan terbesar di antara 10 peringkat teratas.

Lee mengatakan bahwa dia merasa bangga Hong Kong menduduki peringkat kedua secara global dalam hal efisiensi pemerintahan, seraya menambahkan bahwa laporan tersebut menegaskan bahwa kota itu memiliki lingkungan bisnis kelas dunia dan mencerminkan pandangan positif para pemimpin bisnis terhadap daya saing Hong Kong.

Baca Juga: Pansus DPRD Jakarta Tegaskan Denda Merokok Masih Belum Ditetapkan dalam Raperda KTR

Dia mengatakan bahwa kekuatan Hong Kong, termasuk supremasi hukum, rezim pajak yang sederhana dan rendah, serta arus bebas modal, informasi, barang, dan orang, diakui secara luas oleh komunitas bisnis.

Pemerintah SAR Hong Kong akan terus memanfaatkan peran Hong Kong sebagai "penghubung super" dan "penambah nilai" untuk memperdalam pertukaran dan kerja sama internasional, meningkatkan perdagangan regional, mendorong pembangunan, dan meningkatkan penghidupan masyarakat, tambah Lee.

(fer/nusantaraterkini.co) 

Sumber: Xinhua