Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IHSG Terkoreksi Setelah Dua Hari Mencatat Reli Tinggi Terpangkas 23,45 Poin ke Level 7.313,31

Editor :  Team
Reporter :  wiwin
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
data Bursa Efek Indonesia (BEI) IHSG terpangkas 23,45 poin atau 0,18 % ke level 7.313,31 pada penutupan perdagangan Kamis (5/12/2024).
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada penutupan perdagangan Kamis (5/12/2024) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi setelah dua hari mencatat reli tinggi di pasar spot. 

Berdasarkan data yang dilansir dari Bursa Efek Indonesia (BEI) IHSG terpangkas 23,45 poin atau 0,18 % ke level 7.313,31.

BACA: Akhirnya, Harga Bitcoin Menembus Level US$ 100.000 Untuk Pertama Kalinya Lebih dari Sekadar Tonggak Sejarah

Baca Juga : IHSG Parkir di Zona Hijau Bertengger di Level 7.926,45 di Perdagangan Sesi I, Jumat (15/8/2025)

Ada tiga sektor yang melemah dari total 11 sektor di BEI. Sektor yang turun adalah keuangan 0,92%, sektor teknologi 0,23% dan sektor barang konsumer primer 0,08%.

BACA: Analis Pasar: IHSG Bakal Naik ke Arah Technical Rebound Saja, Pergerakan di Sekitar 7.230-7.360

Di sisi lain, sisanya berakhir di zona hijau yaitu sektor properti 0,68%, sektor energi 0,49%, sektor infrastruktur 0,46%.

Baca Juga : IHSG Berhasil Menguat 0,93% Dalam Sepekan Terakhir di Pasar Spot

Sedangkan sektor kesehatan 0,36%, sektor barang konsumer non primer 0,33%, sektor barang baku 0,22%, sektor perindustrian 0,20% dan sektor transportasi 0,19%.

BACA: IHSG Dibuka Menguat 6,06 Poin ke Level 7.331,82 di Awal Perdagangan Kamis (5/12/2024)

Total volume perdagangan saham di BEI pada Kamis mencapai 15,25 miliar dengan nilai transaksi Rp 9,16 triliun. 

Baca Juga : IHSG Hari Ini Melonjak 1,28 Persen ke Level 6.205, Saham Perbankan dan Energi Jadi Penggerak Utama

Ada 287 saham yang turun, 300 saham yang naik dan 203 saham yang stagnan.

Top losers LQ45 adalah:

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) 3,53% ke Rp 6.150 per saham
2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 2,63% ke Rp 4.820 per saham
3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) 2,46% ke Rp 2.770 per saham

Baca Juga : IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat Terbatas, Simak Faktor Penggerak Pasar Awal Juni 2026

BACA: Harga Emas Turun 0,13% di Level US$ 2.672,60 Per Ons Troi Dipicu Pasar Mencerna Pernyataan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell

Top gainers LQ45 adalah:

1. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) 6,45% ke Rp 660 per saham
2. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 3,54% ke Rp 1.315 per saham
3. PT Adaro Mineral Indonesia Tbk (ADMR) 3,53% ke Rp 1.320 per saham

Baca Juga : Darmadi Durianto Soroti Rencana BUMN Ekspor: Jangan Sampai Jadi Hambatan Baru Perdagangan Nasional