Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Indonesia Punya 'Harta Karun' Energi Baru, Masa Depan Diramal Cerah

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
ilustrasi
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co - Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Hal ini didukung dengan keberadaan gas alam yang melimpah sebagai sumber energi utama untuk pengembangan energi hidrogen.

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) Jody Mahardi mengatakan, hidrogen akan memainkan peran penting dalam sistem energi global, seiring dengan upaya berbagai negara untuk mendekarbonisasi dan membangun ekosistem hidrogen.

"Sumber daya gas alam Indonesia yang besar dan kapasitas penyimpanan CO2 yang besar serta potensi energi terbarukan memposisikan kita dengan sangat baik untuk memimpin dalam produksi hidrogen bersih," kata Jody, dalam sambutannya di acara Indonesia International Hydrogen Summit 2024 di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (19/6/2024).

Jody menjelaskan, ada dua jenis hidrogen bersih yaitu biru dan hijau. Hidrogen biru dibuat dengan memanaskan gas alam untuk memecahnya menjadi hidrogen dan CO2, kemudian menangkap dan menyimpan CO2 tersebut. Menurutnya, Indonesia sangat cocok untuk memproduksi hidrogen biru karena sumber daya gas alam yang melimpah dan kapasitas penyimpanan CO2 yang signifikan, yang merupakan terbesar kedua dan ketiga di kawasan Asia Pasifik.

Begitu pula dengan hidrogen hijau, yang diproduksi dengan menggunakan listrik terbarukan untuk memecah air menjadi hidrogen dan oksigen. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk produksi hidrogen hijau berkat sumber daya tenaga panas bumi yang luas, terbesar kedua di dunia, dan lebih dari 200 gigawatt kapasitas tenaga surya potensial.

Begitu pula dengan hidrogen hijau, yang diproduksi dengan menggunakan listrik terbarukan untuk memecah air menjadi hidrogen dan oksigen. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk produksi hidrogen hijau berkat sumber daya tenaga panas bumi yang luas, terbesar kedua di dunia, dan lebih dari 200 gigawatt kapasitas tenaga surya potensial.

(mft/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : AFF U19 2026: Kick Off 16.00 WIB, Susunan Pemain Resmi Myanmar vs Vietnam

Sumber: Detik.com