Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Indonesia Vs Australia : Nostalgia Nova Arianto, Perjuangan Garuda Belum Selesai

Editor :  Redaksi2
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Asisten pelatih Timnas Indonesia saat berduel dengan gelandang Mile Sterjovski di leg kedua Kualifikasi Piala Asia 2011 yang dilaksanakan di di Stadion Suncorp, Brisbane.(Instagram Nova Arianto)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Laga 16 besar Piala Asia 2023 Qatar kontra Australia menghadirkan nostalgia bagi asisten pelatih timnas Indonesia, Nova Arianto. Partai timnas Indonesia vs Australia akan dilaksanakan di Stadion Jassim bin Hamad, Qatar, Minggu (28/1/2024) pukul 18.30 WIB.

Nova Arianto pun kembali teringat pertemuan kedua tim di Kualifikasi Piala Asia 2011. Kala itu, Nova menjadi salah satu pemain tim Garuda. Nostalgia laga melawan Australia dibagikan Nova Arianto melalui media sosial Instagram.

Ia mengunggah foto dirinya yang tengah berduel dengan gelandang Mile Sterjovski pada pertemuan kedua kontra Australia pada Kualifikasi Piala Asia 2011 di Stadion Suncorp, Brisbane. Mengurai ingatan lama, saat itu Indonesia diperkuat pemain-pemain seperti Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono, Ponaryo Astaman, Firman Utina, dan Charis Yulianto.

Baca Juga : Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat Usai Bungkam Oman 3-0, Tembus Posisi 118 Dunia Menggusur Korea Utara

Indonesia tergabung di Grup B bersama Australia, Kuwait dan Oman. Pada fase Kualifikasi Piala Asia 2011, Indonesia menjalani laga kandang-tandang melawan Australia. Pada laga perdana yang dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Januari 2009, Indonesia bermain imbang 0-0 dengan Australia.

Sedangkan pada jumpa kedua yang dilaksanakan Januari 2010 di Stadion Suncorp, Brisbane, tuan rumah Australia menang dengan skor tipis 1-0. Laga itu menutup perjuangan Nova Arianto dkk. Indonesia berakhir sebagai juru kunci Grup B Kualifikasi Piala Asia 2011 dengan catatan tanpa kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan.

Laga tersebut juga menjadi pertemuan terakhir antara Indonesia dan Australia di ajang resmi. Setelah selang 14 tahun, Nova bertemu kembali dengan Australia dengan posisi yang berbeda.

Baca Juga : Nova Arianto Tanggapi Insiden Listrik Stadion Padam di Laga Timnas Indonesia U19

Walau begitu, ia masih menyimpan kenangan tentang pahitnya kekalahan di Brisbane. Itu menjadi salah satu motivasinya jelang laga 16 besar Piala Asia 2023 kontra Australia.

“Kembali bertemu Australia dengan situasi yang berbeda pastinya, pemain harus bisa mengubah pikiran, tetap fokus dan jangan pernah lepas mental,” ujarnya pada caption foto yang diunggah, dikutip dari Kompas.com.

Di atas kertas Indonesia inferior dibandingkan Australia. Dilihat dari ranking FIFA, Indonesia (posisi 146) terpaut 121 peringkat dari Australia (25). Nova Arianto mewanti-wanti agar timnas Indonesia tak terlalu berpuas diri meski telah mencetak sejarah dengan lolos ke 16 besar Piala Asia 2023.

Baca Juga : Usai Bela Timnas Indonesia di Piala Asia, Marselino Ferdinan Kembali ke Belgia

Target saat ini hanya satu, yaitu kerja keras dan totalitas. Sekalipun kalah, Garuda bisa pulang dengan kepala tegak tanpa penyesalan.

“Karena perjuangan kita belum selesai dan kesempatan tidak akan datang dua kali. Selama bola masih bulat kesempatan kita akan selalu ada,” tutur mantan pemain Persib Bandung itu.

“Maka perjuangkan dan jangan pernah menjadi pertandingan yang kita sesali setelah pertandingan usai," sambugnya. (rsy/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Piala Asia 2023 : Uzbekistan Vs Thailand 2-1, Gajah Perang Tersingkir, Wakil ASEAN Habis