Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ini Deretan Mobil yang Dihentikan Produksinya, Cek Merek & Jenisnya

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Istimewa
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, MEDAN - Selama tahun 2024 Indonesia kedatangan beragam brand maupun produk mobil baru. Namun, beberapa pabrikan juga memutuskan untuk menghentikan produksi maupun penjualan model di tahun ini.

Alasannya beragam, mulai dari penurunan permintaan model, pergeseran selera konsumen, sampai regenerasi varian baru. 

Berikut deretan mobil yang terpaksa dihentikan produksinya di tahun ini.

Baca Juga : AFF U19 2026: Kick Off 16.00 WIB, Susunan Pemain Resmi Myanmar vs Vietnam

Toyota Sienta

Keputusan menghentikan produksi mobil pertama kali dilakukan oleh Toyota, yang memutuskan tidak lagi memproduksi dan menjual Sienta.

Sejatinya penghentian produksi Toyota Sienta telah dilakukan pada Februari 2023. Sepanjang 2023, pabrikan fokus pada penghabisan stok model tersebut.

Baca Juga : Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis, Pakar Desak Kejagung Gandeng PPATK Usut Aliran Dana

Ertiga Suzuki Sport

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghentikan penjualan dari Ertiga Suzuki Sport yang merupakan versi sporty dari Ertiga.

Sebagai gantinya PT SIS meluncurkan varian baru yang disebut Ertiga Cruise, yang sekaligus menjadi trim tertinggi dari Low MPV 7-penumpang itu di pameran IIMS yang diselenggarakan medio Februari 2024.

Mitsubishi Outlander PHEV

Mobil lain yang disetop penjualannya di Indonesia adalah Mitsubishi Outlander PHEV. Informasi resmi tersebut diungkap perusahaan di sela-sela pameran IIMS 2024 di Kemayoran, Jakarta.

Pabrikan terakhir menjualnya pada 2023, kemudian tidak lagi melanjutkannya di 2024.

Mitsubishi Outlander PHEV meluncur di Indonesia pada 2019 lalu, bersamaan dengan Mitsubishi Eclipse Cross, yang terlebih dulu dihentikan penjualannya pada awal 2022.

Peugeot

Dilanjut pada bulan Mei 2024 jenama asal Prancis ini mengonfirmasi menghentikan penjualan mobil di Indonesia.

Dalam surat pernyataan yang dikutip kumparan, alasan penghentian penjualan mobil Peugeot di Indonesia karena arah kebijakan bisnis Stellantis, yang berkaitan dengan strategi mereka di kawasan ASEAN.

Namun begitu pabrikan tetap menjamin layanan purna jual seperti perawatan kendaraan atau ketersediaan suku cadang mobil-mobil Peugeot di Indonesia.

Suzuki Ignis

Menyusul Ertiga Suzuki Sport, Suzuki Indonesia juga memutuskan untuk menyuntik mati Suzuki Ignis pada Juli 2024.

Mobil perkotaan bergaya urban SUV dan produk impor utuh dari India itu tak lagi dijual setelah tujuh tahun mengaspal di Indonesia.

Keputusan tersebut dinilai sesuai dengan strategi perusahaan, yang mana Suzuki secara bertahap ingin fokus pada produk elektrifikasi lewat Ertiga dan XL7 yang keduanya memiliki opsi mild hybrid.

(Dra/nusantaraterkini.co).