nusantaraterkini.co, MEDAN - Kelinci merupakan salah satu hewan yang memiliki pencernaan sensitif. Pemberian makanan kelinci yang tepat adalah salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan hewan kuping panjang yang menggemaskan ini.
Selain harus tepat memilih jenis makanan, pola makan juga harus dijaga dengan baik agar kelinci sehat dan tumbuh dengan baik.
Oleh karena itu, pola makan hewan herbivora (pemakan tumbuhan atau makanan nabati) sangat penting dijaga. Apabila pola makan salah, kelinci bisa dengan mudah terkena gangguan kesehatan seperti penyakit gigi dan gangguan pencernaan bahkan berujung kematian.
Baca Juga : Mirip Pisang Asli, Banana Cookies Jadi Primadona di Orchid Bakery Palembang Jelang Lebaran
Berikut makanan sehat dan bergizi yang baik diberikan kepada kelinci.
1. Jerami dan rumput
Makanan pokok alami kelinci adalah jerami dan rumput. Kedua makanan ini memiliki kandungan serat yang tinggi, sehingga baik untuk menjaga kesehatan pencernaan sekaligus mencegah penyakit gigi yang rentan dialami kelinci.
Baca Juga : Masakan Khas NTT Paling Populer, Perjalanan Rasa dari Asin hingga Manis
Idealnya, porsi pemberian jerami atau rumput untuk kelinci adalah sekitar 250 gram per kilogram berat badannya. Ini artinya, jika berat badannya kurang lebih 4 kg, ia membutuhkan sekitar 1 kg rumput atau jerami per harinya.
Jerami yang berkualitas umumnya terlihat lebih segar, lebih hijau, dan lebih harum. Hindari memberi makan rumput yang sudah dipotong oleh mesin pemotong rumput, karena justru bisa membuat kelinci jatuh sakit.
Selain itu, kelinci juga sebaiknya dibiarkan bermain di area rumput yang luas. Tak hanya memberinya kesempatan mencari makan dan mengunyah rumput, ini juga akan mendorongnya untuk bergerak aktif. Jika kelinci Anda baru mengenal rumput segar, perkenalkanlah secara perlahan untuk mencegah risiko sakit perut.
Baca Juga : Pastikan Pengolahan Makanan yang Higienis dan Berkualitas, Lapas Cipinang Terapkan Standar Dapur Sehat
Sebaiknya, rumput yang diberikan adalah rumput hay (rumput dikeringkan).
2. Bergam jenis sayuran segar
Selain jerami dan rumput, kelinci juga perlu diberi segenggam sayuran segar yang telah dicuci bersih setiap 2 kali sehari. Untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineralnya, Anda bisa memberikan kelinci minimal 5–6 jenis sayuran yang berbeda setiap hari.
Baca Juga : Airin Rico Waas Dorong Kader PKK Kembangkan Pangan Lokal yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman
Berikut ini adalah pilihan sayuran yang baik untuk kelinci:
Kubis
Kale
Baca Juga : Olahraga untuk Jantung Sehat: Dari Jalan Kaki hingga Berenang
Brokoli
Peterseli
Daun mint
Baca Juga : Ini 7 Makanan yang Wajib Dikonsumsi agar Kulit Tetap Sehat
Paprika
Seledri
Kemangi
3. Pelet khusus kelinci peliharaan
Makanan kelinci yang bergizi selanjutnya adalah pelet berkualitas tinggi. Anda bisa memberi kelinci satu sendok makan pelet setiap hari atau 2 kali sehari jika berat kelinci Anda lebih dari 3,5 kilogram. Ingat, pilihlah pelet yang diformulasikan khusus untuk kelinci peliharaan dan jangan memberinya melebihi batas asupan per hari.
Sebenarnya kelinci bisa tetap hidup sehat tanpa pelet, asalkan jerami dan sayuran hijau yang segar diberikan setiap hari sesuai porsi.
4. Buah-buahan
Sebagai camilan, Anda bisa memberi kelinci kesayangan 1–2 sendok makan buah per hari. Pilihan buah yang biasanya disukai kelinci dan baik untuk kesehatannya, seperti:
Apel
Bluberi
Ceri
Melon
Jeruk
Papaya
Pir
Nanas
Kismis
Stroberi
Perlu diingat pula Anda dianjurkan untuk tidak memberikan camilan terlalu banyak, termasuk buah-buahan, karena bisa berdampak pada kesehatannya.
Makanan yang dilarang dikonsumsi
Agar kelinci pelihara Anda tetap sehat dan bergizi, Anda harus mengetahui apa saja makanan yang dilarang untuk diberikan kepada kelinci.
Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang tidak boleh diberikan kepada kelinci.
Roti, biskuit, atau kue
Keripik
Sereal
Kacang polong
Cokelat dan permen
Jagung
Kacang-kacangan, termasuk kacang walnut
Biji-bijian
Alpukat
Yoghurt
Selain itu, hindari juga makanan ala muesli untuk kelinci. Muesli adalah makanan yang biasa dijual di pasaran yang mengandung banyak komponen, seperti jagung, kacang polong, pelet, dan biji-bijian.
Muesli banyak dipilih untuk makanan kelinci, padahal makanan ala muesli sebenarnya bisa menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi dan masalah kesehatan pada kelinci, seperti gangguan pada gigi dan perut serta obesitas.
Jika selama ini Anda sering memberinya muesli atau sereal, sebaiknya coba mulai menggantinya dengan makanan khusus kelinci secara perlahan. Anda juga bisa memvariasikan makanan kelinci dengan memberi mereka beberapa jenis jerami dan sejumlah sayuran segar yang berbeda setiap hari.
Jika perlu mengubah pola makan kelinci Anda, penting untuk melakukannya secara bertahap selama 2–3 minggu untuk meminimalkan risiko gangguan pencernaan atau sakit perut.
Mulailah dengan mencampurkan sedikit makanan baru dengan makanan saat ini, lalu secara bertahap tingkatkan jumlah makanan baru dan kurangi jumlah makanan lama setiap hari hingga makanan baru tersebut bisa diterima kelinci. Setelah itu, usahakan untuk menjaga pola makan dan kebiasaan makan tetap konsisten.
Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam makanan kelinci. Semoga informasi ini bermanfaat bagi sahabat muter (pembaca setia nusantaraterkini.co).
(Dra/nusantaraterkini.co).
