Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ini Kata Ketum PSSI Soal Kans Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 dan Kesiapan GBK

Editor :  Redaksi2
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Peluang timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 masih terbuka. Sinergi pemerintah, PSSI, dan pihak terkait menjadi faktor penting untuk menuju panggung akbar sepak bola dunia tersebut.  

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyatakan komitmennya untuk memperbaiki dan memperkuat ekosistem sepak bola di Indonesia

Dia pun menanggapi soal peluang Indonesia untuk menembus putaran final Piala Dunia 2026.

Baca Juga : Jadi Sponsor Utama AFF U19, Bank Sumut Dukung Lahirnya Bintang Sepak Bola Masa Depan Indonesia

"Kita fokus saja. Kan targetnya kemarin, 15 (poin), ya kemarin tangga targetnya 15. Nah, kemarin, dari empat game, baru ada tiga poin," ucap Erick Thohir saat ditemui awak media di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dikutip dari Kompas.com, Kamis (14/11/2024). 

"Ya kalau ternyata beberapa game depan kita menang, menang, menang, ya posisi 3-4 masih dimungkinkan kita coba," ucap Erick.

Erick Thohir pun mengatakan pemerintah memberi dukungan penuh untuk kemajuan sepak bola Indonesia.

Baca Juga : Erick Thohir Dorong Sport Diplomacy untuk Redam Ketegangan Global

"Di zaman Pak Prabowo sendiri sebagai Bapak Presiden beliau mendorong semuanya harus maksimal. Kita coba maksimalkan juga mengenai sepak bola kita," ujar sosok yang juga Menteri BUMN tersebut.  

"Kemarin (diketahui) Kevin Diks (pemain naturalisasi terbaru untuk timnas Indonesia) sudah bisa main dan mudah-mudahan lawan Jepang bisa menjadi bantuan kekuatan," kata Erick.  

Dia pun mengungkap hasil kesiapan SUGBK jelang laga timnas Indonesia melawan Jepang pada Jumat (15/11/2024) besok.

Baca Juga : Dua Calon Ketum PWI Melaju ke Kongres: Verifikasi Rampung, Kongres PWI 2025 Disiapkan Jadi Ajang Pemersatu

"Kami menambah 103 CCTV, ada face recognition-nya, jadi nanti Garuda ID plus CCTV, supaya jaga kebocoran tiket bukan karena komersial, tetapi ini karena keselamatan," tuturnya.

"Kami didatangi FIFA, AFC, tadi saya ajak ketemu, so far dari FIFA, AFC mereka melihat kita siap ya. Jadi, kalau sampai ada yang menakut-nakutin Indonesia nggak siap, ya jangan percaya, terus kita perbaiki," katanya.  

"Yang penting kita kasih lihat ke mereka, kita bukan bangsa yang terbelakang," tutur Erick. (rsy/nusantaraterkini.co

Baca Juga : Ketum JMSI Sebut Radikalisme Merupakan Ekspresi Ketimpangan Ekonomi