Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ini Kata Zita Anjani soal Postingan Starbucks di Makkah

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakil Ketua DPRD DKI dari PAN Zita Anjani dalam konferensi pers persiapan Perayaan Ulang Tahun ke 25 PAN di Uncle Z, Jakarta, Sabtu (26/8/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Ukuran Huruf
A A Sedang

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi PAN, Zita Anjani, kembali memberikan klarifikasi terkait dirinya yang mengunggah minuman Starbucks saat umrah di Masjidil Haram Makkah.

Anak Ketum PAN, Zulkifli Hasan ini mengatakan, unggahan kopi tersebut menurutnya ia lakukan hanya untuk memancing obrolan.

"Berawal dari postingan kopi saat umrah, saya berniat memancing obrolan. 'Kok bisa brand itu masih dijual bebas di sana?' itu salah satu yang saya harapkan. Tapi netizen justru terfokus pada siapa pembawa pesannya, bukan isi pesannya," tulis Zita dalam unggahan terbarunya yang dilihat kumparan, Sabtu (27/4/24).

Baca Juga : Soal Aksi Teror Bom di Sekolah Internasional, Komisi X: Alarm Serius untuk Perkuat Sistem Keamanan di Lingkungan Pendidikan

Ia mengatakan, dirinya tentu prihatin dengan aksi genosida yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina. Sehingga sejak bulan November 2023, dirinya sudah berdonasi dengan menyumbangkan jam tangan kesayangannya. Hal tersebut turut diikuti kader PAN dan masyarakat.

"Sumbangan kami serahkan ke Quantum Akhyar Institute. Sebelumnya juga PAN beberapa kali turut menyumbang ke Palestina, baik melalui donasi kader maupun melalui penjualan tiket Birukan Langit Indonesia Stage yang digelar di beberapa kota," jelas Zita.

Ia menyebut, kalimat postingan 'saya dikasih' dan 'bagaimana menurut kalian?" semata-mata ditujukan sebagai pemantik obrolan. Kenapa brand tersebut masih diperjualbelikan di Tanah Suci.

Baca Juga : Komisi X Dorong Peningkatan Fasilitas Pariwisata Pasca Ajang Balap Moto GP Mandalika

"Saya mengajak kita semua agar lebih bijak dengan narasi yang mudah dibuat di media sosial, bahwa dari satu foto muncul banyak narasi liar lainnya. Pihak tertentu bisa memanfaatkan peluang ini untuk memecah belah kita," jelasnya.

Postingan Starbucks tersebut hingga saat ini masih ada di akun Instagram Zita, dan sudah mendapat 14 ribu likes dan 62 ribu komentar. Banyak yang menilai Zita sebagai pejabat publik tidak pantas untuk mengunggah hal itu karena seolah 'menantang' gerakan bela Palestina di Indonesia.

Atas kecaman yang muncul, Zita lalu menyampaikan pandangannya soal unggahan sebelumnya.

Baca Juga : Eka Widodo: Putusan MK Soal Kuota Caleg Perempuan Perkuat Demokrasi

Pandangan itu disampaikan lengkap dengan foto dirinya di ma'taf atau area tawaf di Masjidil Haram dengan Kakbah sebagai latar belakangnya. Juga ada slide kedua yang menampilkan berbagai produk yang disebut mendukung Israel.