Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Instagram Klarifikasi Ramai Email Reset Password: Abaikan Saja, Meta Pastikan Tak Ada Data Bocor

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
Bagikan:
WhatsApp Facebook X Instagram TikTok YouTube Telegram
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Instagram. Ilustrasi. (Foto: istimewa)
Ukuran Huruf
A A Sedang

Nusantaraterkini.co, MEDAN — Sejumlah pengguna Instagram dikejutkan oleh masuknya email resmi berisi permintaan reset password, meski mereka tidak pernah mengajukan perubahan kata sandi. Email tersebut tampil meyakinkan dengan subjek “Reset your password” serta tombol biru khas Instagram.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dilaporkan secara luas di berbagai negara. Salah satu jurnalis kumparan turut menerima email serupa pada 9 Januari 2026, memicu kekhawatiran soal keamanan akun.

Kekhawatiran publik semakin meningkat setelah beredar laporan dari perusahaan keamanan siber Malwarebytes yang menyebut adanya dugaan kebocoran data jutaan akun Instagram. Data sensitif itu diklaim telah beredar di forum gelap (dark web).

Baca Juga : VIDA Hadirkan ID FraudShield: Solusi Teknologi Deteksi Penipuan Identitas dengan Sistem Pertahanan Berlapis

Menanggapi isu tersebut, Meta, perusahaan induk Instagram, akhirnya memberikan klarifikasi. Instagram mengakui adanya gangguan teknis (bug) yang memungkinkan pihak luar memicu pengiriman email reset password ke banyak akun secara bersamaan.

Namun, Meta menegaskan bahwa kejadian ini bukan akibat peretasan sistem dan tidak ada pembobolan keamanan yang terjadi.

“Kami telah memperbaiki masalah yang memungkinkan pihak eksternal meminta email pengaturan ulang kata sandi kepada sejumlah orang. Tidak ada pelanggaran keamanan, dan akun Instagram Anda tetap aman,” tulis Instagram dalam pernyataan resminya, dikutip Senin (12/1/2026).

Baca Juga : KAI Sumut Gunakan Teknologi TGT untuk Pastikan Rel Presisi dan Perjalanan Minim Guncangan

Instagram juga meminta pengguna untuk mengabaikan email tersebut dan meminta maaf atas kebingungan yang ditimbulkan.

Dugaan Kebocoran Data Jutaan Akun Instagram

Sebelumnya, Malwarebytes melaporkan dugaan kebocoran data yang disebut melibatkan sekitar 17,5 juta akun Instagram. Data tersebut diklaim dibagikan secara gratis di forum dark web BreachForums oleh aktor ancaman beralias “Solonnik” pada Rabu (7/1).

Baca Juga : Peneliti USU Temukan Inovasi Mesin Diesel Ramah Lingkungan Pakai Nano-Additives

Informasi yang diduga bocor mencakup:

Username

Nama lengkap

Baca Juga : Menaker: Pekerja Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi, Termasuk AI

Alamat email

Nomor telepon internasional

ID pengguna

Baca Juga : Huawei Nova 14 Pro Resmi Masuk Indonesia, Spek Flagship Harga Dibandrol Rp8,5 Juta

Sebagian alamat fisik

Laporan tersebut menyebutkan data berasal dari kebocoran API Instagram pada 2024, namun baru disebarluaskan dan dimanfaatkan pada awal 2026.

Situs pemantau kebocoran data Have I Been Pwned (HIBP) juga telah mencatat insiden ini dalam basis data mereka pada Minggu (12/1/2026), dengan estimasi sekitar 6,2 juta akun unik terdampak.

Baca Juga : Infinix Note 60 Unjuk Gigi: Ponsel Bisa Telepon & SMS via Satelit Tanpa BTS

Langkah Aman Jika Terima Email Reset Password

Bagi pengguna yang menerima email reset password tanpa merasa mengajukannya, berikut langkah pencegahan yang disarankan:

Abaikan Email Tersebut

Jangan mengklik tautan reset password jika tidak merasa melakukan permintaan.

Cek Status Data Pribadi

Periksa apakah email kamu terdaftar dalam kebocoran melalui situs seperti Have I Been Pwned atau fitur Digital Footprint Scan dari Malwarebytes.

Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)

2FA menjadi lapisan perlindungan penting jika kata sandi sampai diketahui pihak lain.

Ganti Password Secara Mandiri

Jika ragu, ubah password langsung melalui menu pengaturan aplikasi Instagram, bukan lewat tautan di email.

(Dra/nusantaraterkini.co).